EmitenNews.com - PT Elnusa Tbk (ELSA) mengagendakan perubahan jajaran direksi sesuai arahan pemegang saham pengendali. Namun sebelum itu terlaksana, Hera Handayani, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum Elnusa, telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya per 20 Agustus 2026.

Pengunduran diri tersebut muncul menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Elnusa yang memang mengagendakan pembahasan perubahan kepengurusan perseroan.

“Pengunduran diri akan berlaku efektif terhitung sejak disetujui Rapat Umum Pemegang Saham,” tulis Corporate Secretary ELSA Rustam Aji dalam keterbukaan informasi, Senin (24/8/2026).

RUPSLB Elnusa sendiri dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 9 September 2026. Agenda perubahan kepengurusan tersebut dilakukan atas permintaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku pemegang saham pengendali ELSA dengan kepemilikan 51,10% saham.

Selanjutnya, keputusan mengenai perubahan susunan pengurus akan ditentukan dalam RUPSLB mendatang.

Untuk diketahui, Hera merupakan Direktur SDM dan Umum Elnusa sejak 6 Juni 2023. Pengangkatan tersebut merupakan periode pertamanya di jajaran direksi perseroan.

Sebelum masuk jajaran direksi, Hera telah cukup lama berkarier di Elnusa. Ia bergabung dengan perseroan pada 2014 sebagai Project Management Officer dan kemudian menduduki sejumlah posisi strategis.

Di antaranya, Hera pernah menjabat Vice President of Engineering Centre & Quality Management (Pjs), Vice President Business Development, serta Vice President Business Development & Marketing pada periode 2019-2022. Sebelumnya, ia menjabat Senior Manager of Quality Management pada 2018-2019.

Pengalaman profesional Hera juga mencakup posisi Direktur PT Quant Capital Investama pada 2009-2014 dan Direktur LETMI ITB Bandung pada 2007-2010. Ia juga pernah menjadi pengajar Program Magister Manajemen Universitas Indonesia pada 2006-2010.

Karier Hera di sektor profesional dimulai sebagai Business Development Manager di Ernst & Young pada 2003-2004. Sebelumnya, ia menjadi Asia Pacific Knowledge Manager – Oil & Gas di Arthur Andersen Business Consulting pada 2001-2003 dan Consultant pada 1998-2001.