Direktur VTNY Milokevin Wendiady Mengundurkan Diri
:
0
Aplikasi pendanaan dari Venteny Fortuna International
EmitenNews.com - PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) melaporkan bahwa Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Milokevin Wendiady dari jabatannya selaku Direktur Perseroan pada 25 Maret 2026.
Zasa Pinkan Kinanti, Sekretaris Perusahaan VTNY menjelaskan, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan serta peraturan perundangundangan yang berlaku, pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan.
"Pengunduran diri berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan RUPS," tulis Zasa dalam laporan keterbukaan informasi.
Ia menambahkan, pengunduran diri ini akan diajukan sebagai salah satu agenda dalam RUPS Tahunan Perseroan. Waktu pelaksanaannya akan ditetapkan kemudian sesuai ketentuan yang berlaku.
Perseroan menegaskan bahwa pengunduran diri ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha.
Zasa juga menyatakan, Perseroan juga memastikan tetap berkomitmen untuk menjaga kinerja dan memastikan keberlangsungan bisnis secara berkelanjutan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Milokevin Wendiady menjabat sebagai Direktur PT Venteny Fortuna International Tbk sejak bulan Juni 2025.
Sebelumnya ia menjabat sebagai Commercial Director di Fazz Financial Group, Director & Chief Business Officer di PT Radana Bhaskara Finance Tbk, President Director & CEO di PT IFS Capital Indonesia, Assistant Vice President Specialized Product Management di Bank Danamon Indonesia, Fleet Group Manager of Truck and Motor Vehicle di ACC Fleet Division, dan Management Trainee di PT Astra Sedaya Finance.
Related News
GMFI Bidik Revenue Sektor Defense Tumbuh 20 Persen dalam 5 Tahun
BEI Suspensi Massal 5 Saham & Buka Gembok 1 Saham FCA Ini
Saham HSC Eks-MSCI Agustus Anjlok 80% dari ATH, Kini Divonis UMA BEI
Rampung Modernisasi, GMFI Serahkan Hercules A-1319 ke Kemenhan
BYAN ARA 2 Hari Beruntun, Jatuh ARB 14,91% Usai Bantah Rumor Akuisisi
APEX Kantongi Kontrak Pertamina USD74,3 Juta, ini Jenis Pekerjaannya





