EmitenNews.com - Direktur Utama PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI), Irsyad Hanif, mengurangi porsi kepemilikan sahamnya dalam dua transaksi terpisah dengan total nilai Rp3,21 miliar.

Ringkasan transkaksi saham PPRI yang terbit pada Senin (5/10) menuturkan bahwa pada tanggal 1 Oktober 2026, Irsyad telah melego sebanyak 3.000.000 lembar saham di kocek harga Rp148 per saham atau senilai Rp444 juta.

"Tujuan dari transaksi adalah untuk Divestasi dengan kepemilikan saham langsung," ringkas catatan tersebut.

Kemudian, Selasa (6/10), PPRI kembali melaporkan bahwa pada tanggal 5 Oktober 2026, Irsyad kembali berangsur melepas sebanyak 15.000.000 lembar saham di harga Rp185 per saham atau senilai Rp2,77 miliar.

Secara akumulasi, Irsyad telah melepas 18 juta lembar saham PPRI senilai Rp3,219 miliar.

Pasca kedua transaksi tersebut, kepemilikan saham Irsyad Hanif di PPRI menjadi 135,5 juta lembar saham setara dengan 12,61%, dibandingkan sebelumnya sebanyak 153,5 juta lembar saham setara dengan 14,29%.