EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik menguat pada perdagangan sesi I Senin (13/7/2026). Setelah sempat dibuka melemah dan menyentuh level 5898,147, indeks mampu rebound dan ditutup sesi I di level 5930,835 atau naik 6,475 poin setara 0,11%. Sepanjang sesi I, IHSG bergerak di rentang 5898,147 hingga 5974,651.

Penguatan IHSG pada sesi I ditopang oleh lima sektor yang kompak menguat. Sektor Consumer Cyclical menjadi pendorong utama dengan kenaikan 1,47% ke level 895,63. Disusul sektor Basic Materials yang naik 0,56% ke 1.519,90 dan sektor Infrastructures menguat 0,52% ke 1.717,01. Sektor Energy juga ikut menguat 0,25% ke 2.737,80, sementara sektor Transportation & Logistic naik tipis 0,10% ke 1.648,08.

Di sisi lain, enam sektor lainnya masih berada di zona merah. Sektor Financial menjadi pemberat terbesar dengan penurunan 0,69% ke 1.321,90. Kemudian disusul sektor Properties & Real Estate yang turun 0,35% ke 731,00 dan sektor Healthcare melemah 0,31% ke 1.424,42. Sektor Consumer Non-Cyclicals turun 0,28% ke 651,78, sektor Technology melemah 0,12% ke 6.447,21, dan sektor Industrials turun 0,11% ke 1.532,01.

Volume transaksi mencapai 14,799 miliar saham dengan nilai turnover Rp6,007 triliun dan frekuensi 1.795.483 kali. Kapitalisasi pasar tercatat Rp10.368,844 triliun. Terpantau sebanyak 266 saham menguat, 326 saham melemah, dan 197 saham stagnan.

Pergerakan saham individual juga cukup volatil. Saham BKDP memimpin top gainer dengan lonjakan 33,01% ke Rp137, disusul TAMA yang naik 27,10% ke Rp197 dan PRDL menguat 24,77% ke Rp272.

Sementara itu, saham JELI menjadi top loser dengan penurunan 14,72% ke Rp1.275, RBMS turun 10,61% ke Rp59, dan LUCY melemah 8,33% ke Rp396.