EmitenNews.com - Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE), emiten pengembang properti terpadu di bawah bendera Tanrise berhasil mencatat kinerja keuangan solid semester I-2026. Itu ditunjukkan dengan membukukan pertumbuhan pendapatan 34 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp287 miliar. Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 273 persen YoY menjadi Rp123,5 miliar, mencerminkan sukses mengoptimalkan portofolio bisnis, dan menjalankan strategi ekspansi secara konsisten.

Kinerja positif tersebut ditopang strategi dalam membangun portofolio usaha terdiversifikasi. Saat ini, RISE memiliki lima lini bisnis utama sebagai pilar pertumbuhan. Yaitu, Integrated City, Community Living, Busineess Districts, Industrial Park & Logistic, dan Hotel, MICE & Leisure. Diversifikasi itu, menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan, memperkuat fundamental usaha, dan meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri properti.

Sepanjang semester pertama tahun ini, segmen Industrial Park & Logistic menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan senilai Rp157,7 miliar atau sekitar 55 perssen dari total pendapatan. Segmen itu, juga mencatat pertumbuhan sangat signifikan yaitu 878 persen secara tahunan (YoY), berasal dari penjualan lahan untuk kawasan industri, dan fasilitas pergudangan modern.

Kontributor terbesar berikutnya berasal dari segmen Hotel, MICE dan Leisure yang membukukan pendapatan sebesar Rp85 miliar, atau sekitar 30 persen dari total pendapatan perseroan. Kinerja tersebut didukung oleh peningkatan aktivitas bisnis, penyelenggaraan berbagai event, dan pertumbuhan sektor pariwisata yang terus berlanjut.

Sementara itu, segmen business districts berkontribusi sekitar Rp20 miliar, atau sekitar 7 persen dari total pendapatan. Di sisi lain, segmen Community Living masih menyumbang sekitar 8 persen dari pendapatan perseroan. Meski demikian, segmen ini memiliki prospek pertumbuhan menjanjikan seiring tingginya respons pasar terhadap proyek hunian terbaru perseroan.

Sebagai informasi, pada Juni 2026 lalu, RISE berhasil mencatat penjualan 27 unit hunian tipe Ruby di kawasan Grand Sunrise Menganti, Gresik, dalam waktu kurang dari satu bulan sejak peluncuran. Memasuki semester kedua, RISE akan melanjutkan pengembangan kawasan tersebut melalui peluncuran tipe hunian baru guna menjawab tingginya permintaan pasar.

Pertumbuhan didukung penyelesaian sejumlah proyek strategis. Antara lain Solaris Villa di Bali, Solaris Villa di Malang, Driving Range Taman Dayu, VASA, dan Gubeng-Surabaya telah mulai berkontribusi terhadap pendapatan. ”Pertumbuhan pendapatan, dan laba menunjukkan strategi pengembangan portofolio berbagai segmen bisnis mulai memberi hasil optimal. Kami akan terus mempercepat pengembangan proyek-proyek strategis agar dapat menciptakan sumber pertumbuhan baru,” tegas Budi Agusti, Presiden Direktur Jaya Sukses Makmur Sentosa.

Memasuki semester kedua 2026, RISE optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan melalui sejumlah proyek strategis. Di antaranya pengembangan Tanrise Industrial Park Palembang, proyek Vasa Ubud Bali, dan Tanrise Bandung. Ketiga proyek itu, diharap menjadi katalis pertumbuhan baru sekaligus memperkuat posisi sebagai pengembang dengan portofolio bisnis terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Dengan fundamental bisnis makin kuat, diversifikasi sumber pendapatan makin seimbang, dan pipeline proyek solid, perseroan optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan positif semester kedua tahun ini,” harap Budi. (*)