EmitenNews.com - Bank of Singapore mengurangi kepemilikan saham Digital Mediatama (DMMX). Perusahaan berbasis di 63 Chulia Street Singapore itu, mendivestasi 54,8 juta. Transaksi tersebut difasilitasi Citibank N.A.


Menyusul transaksi itu, koleksi saham Bank of Singapore berkurang menjadi 452,73 juta lembar alias 5,89 persen. Menciut 0,71 persen dari posisi sebelum transaksi dengan donasi sebanyak 507,53 juta lembar alias setara dengan kepemilikan 6,60 persen. 


Saham yang dilepas Bank of Singapore ini, rupanya ditadahi oleh Bos SiCepat Express, Hartono Franscesco. Ya, Hartono secara bersamaan menyerok 54,8 juta lembar pada harga pelaksanaan Rp1.080 per lembar. Dengan transaksi pada 14 Oktober 2022, Hartono dipaksa merogoh kocek sejumlah Rp59,18 miliar. 


Per 30 September 2022, pemegang saham Digital Mediatama antara lain NFC Indonesia 2,12 miliar saham alias 27,65 persen, Jaya Distribusi Ritel 1,49 miliar lembar atau 19,46 persen. Soteria Wicaksana 806,42 juta saham alias 10,48 persen.


Selanjutnya, SiCepat Express 531,73 juta lembar setara dengan 6,91 persen, Bank of Singapore 528,53 juta saham alias 6,87 persen, masyarakat 1,76 miliar helai alias 23 persen, dan saham treasuri 432,87 juta helai atau 5,63 persen. (*)