Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan, SSMS Kembangkan Bio-CNG dari Limbah Sawit
:
0
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) melalui anak usahanya, PT Kalimantan Sawit Abadi (PT KSA), SSMS melakukan uji coba produksi atau commissioning Bio-Compressed Natural Gas (CNG) Plant. dok. Borneonews. SSMS.
EmitenNews.com - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan meminimalkan emisi karbon. Melalui anak usahanya, PT Kalimantan Sawit Abadi (PT KSA), SSMS tengah melakukan uji coba produksi atau commissioning Bio-Compressed Natural Gas (CNG) Plant, berlokasi di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, dengan kapasitas gas biometana 1.000 Nm3/jam.
Komitmen pengembangan Bio-CNG seperti tertuang dalam komitmen Kyoto Protocol (1997) dan Paris Agreement (2015) itu, sejalan dengan upaya Pemerintah dalam Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN KSB) 2009 – 2024. Yakni peningkatan pemanfaatan produk kelapa sawit sebagai Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam rangka ketahanan energi.
Dalam keterangannya yang dikutip Rabu (29/11/2023), Group Head Sustainability SSMS, Henky Satrio Wibowo mengatakan bahwa Bio-CNG merupakan bentuk lain pemanfaatan biogas yang dihasilkan dari limbah cair kelapa sawit (POME).
Saat ini SSMS sudah memiliki dua PLT Biogas dan satu Bio-CNG Plant. Dalam sehari beroperasi, PLT Biogas dapat menghasilkan sekitar 18.000 Nm3, di antaranya 9.000 Nm3 dialokasikan untuk operasional pengolahan pabrik kelapa sawit.
Sedangkan sisa kelebihan biogas dikompres menjadi Bio-CNG sebesar 4.800 Nm3/hari untuk kemudian disimpan dan dikemas dalam tabung. Bio-CNG yang telah dikemas di dalam tabung tersebut akan didistribusikan menggunakan truk.
Related News
Bos PWON Buka-Bukaan soal Kelanjutan Proyek Superblok Rp5T di IKN
Jelang RUPST 23 Juni, Satu Anggota Direksi MBMA Undur Diri
Bekingi Raffi-Nagita, Eks Pentolan BEI-KSEI Sulap VISI Tuai Laba?
Kantongi Laba, MTMH Tetapkan Bagi Dividen Tunai
GLVA Ketok Dividen, Pemegang Saham Dapat Segini
IHSG Labil Jelang Review MSCI 18 Juni, Skenarionya Begini





