Dukung Pengembangan Start Up, Mandiri Investasi Himpun Dana Investor Asing
:
0
EmitenNews.com – PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) akan terus meningkatkan peran anak usaha perusahaan yaitu Mandiri Investment Management Singapore Pte. Ltd (MIMS), yang berkedudukan di Singapura, untuk menjaring dana dari investor asing melalui sejumlah produk investasi yang dikelola Mandiri Investasi. Hal itu sejalan dengan tingginya aliran dana asing yang masuk ke Indonesia, yang diperkirakan masih akan terus berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.
Direktur Utama Mandiri Investasi Aliyahdin Saugi menyatakan, salah satu keberhasilan MIMS sebagai fund manager yang layak mendapat apresiasi adalah terkumpulnya dana investor asing ke produk Indonesia Impact Fund (IIF). Selanjutnya dana yang terkumpul di IIF tersebut dikelola oleh Bank Mandiri Group melalui kolaborasi antara MIMS dan Mandiri Capital Indonesia, untuk membantu pengembangan berbagai bisnis rintisan/start up, di Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Menurut pria yang akrab dipanggil Adi tersebut, hal itu sebagai wujud sinergi positif antar anak usaha Bank Mandiri Group.
“Kami akan terus meningkatkan peran MIMS dalam menjaring dana asing dengan memasarkan berbagai produk investasi baik yang dikelola MIMS maupun Mandiri Investasi. Sebagai upaya kami untuk memenuhi target dana kelolaan Mandiri Investasi tahun ini sebesar Rp 65,7 triliun,” ucap Adi.
Kedepannya, MIMS masih akan melanjutkan pengumpulan dana dari investor asing pada produk IIF. Hal itu mengingat IIF merupakan produk investasi pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan effort dari public-private sector yang ditujukan khusus membantu pertumbuhan perusahaan rintisan yang terdampak krisis serta mendukung tercapainya target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) di Indonesia.
Adapun sejumlah target pembangunan berkelanjutan/SDG tersebut diantaranya: pengentasan kemiskinan, layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, sistem pendidikan yang berkualitas dan mudah diakses, peningkatan partisipasi perempuan, pembangunan lingkungan dan kota yang berkelanjutan, serta kepedulian terhadap perubahan iklim.
Related News
Permintaan Pascalebaran Normal, Inflasi April Melandai ke 0,13 Persen
Harga Emas Antam Hari ini Turun Tipis
Pemerintah Siapkan KEK Keuangan di Bali untuk Tarik Investor Global
Harga Aluminium Dekati Tertinggi Sepanjang Sejarah, Belum akan Pulih
Kashkari Tak Kesampingkan Kemungkinan Fed Naikkan Suku Bunga
Kemajuan Hubungan AS-Iran Bikin Harga Emas Hari ini Stabil





