Emiten Batu Bara Milik Anderson Bay (CNKO) Beberkan Manuver Baru
:
0
LOgo usaha CNKO.
EmitenNews.com - PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk. (CNKO) emiten batu bara milik Anderson Bay Pte. Ltd. melaporkan adanya transaksi afiliasi berupa pembelian saham sekaligus peningkatan modal pada entitas anak, PT Korporindo Guna Bara (KGB), melalui perusahaan terkendali PT Energi Batubara Indonesia (EBI). Aksi korporasi ini diselesaikan pada 9 September 2025.
Direktur CNKO, Erry Indriyana, dalam keterangan resmi Rabu (10/9) menyebutkan bahwa EBI telah membeli 850 lembar saham KGB dari PT Dian Ciptamas Agung dengan harga Rp1 juta per lembar, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp850 juta.
Dengan tambahan saham ini, EBI kini menguasai 18.361 lembar saham atau 99,2% kepemilikan di KGB.
Tak hanya itu, EBI juga melakukan peningkatan modal dasar dan modal ditempatkan KGB sebesar Rp26 miliar, sehingga total modal dasar dan disetor KGB kini mencapai Rp44,51 miliar. Dengan aksi ini, kepemilikan EBI meningkat menjadi 44.361 lembar saham atau setara 99,7%.
Erry menegaskan, transaksi ini tidak tergolong material sebagaimana diatur dalam POJK 17/POJK.04/2020 karena nilainya tidak mencapai 10% dari total aset CNKO.
“Transaksi ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” jelasnya.
Pada perdagangan hari ini Rabu (10/9) saham CNKO stagnan di harga Rp98 per lembar saham.
CNKO dalam enam bulan naik 226,6 persen dari harga Rp30 pada 10 Maret 2025 hingga perdagangan hari ini.
CNKO pernah mencapai puncak harga di Rp116 per saham pada 19 Agustus 2025.
Seperti dikeetahui Anderson Bay Pte. Ltd. sebagai pemegang saham pengendali setelah mengambil alih 10% saham pada Desember 2024, diikuti dengan tender offer untuk mayoritas saham lainnya pada Februari 2025.
Related News
RAJA Catat Laba Bersih Tumbuh 14 Persen, Diversifikasi jadi KunciĀ
Berkat Hauling Road, Pendapatan RMKE Tumbuh 2,4 Kali Lipat Kuartal I
BSDE Catat Prapenjualan Rp2,54T, Ditopang Permintaan Properti Hunian
RMKE Umumkan Rampung Buyback, Harga Saham Tertekan
Laba Emiten Alkes OMED Q1-2026 Melejit, Terdongkrak Belanja Pemerintah
LPIN Bagi Dividen Rp45 per Saham, Cek Jadwal Pentingnya Pekan Depan!





