EmitenNews.com - Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) membukukan kenaikan pendapatan usaha tipis pada semester I-2026, namun laba bersih terkoreksi hingga double digit.

Hingga 30 Juni 2026, TEBE meraup pendapatan usaha Rp176,89 miliar. Angka ini naik 3,5% YoY dari Rp170,93 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan yang terbit Jumat (31/7), beban pokok pendapatan melonjak 26,6% menjadi Rp150,11 miliar dari Rp118,60 miliar. Akibatnya laba kotor turun 48,8% YoY menjadi Rp26,78 miliar dari Rp52,32 miliar.

Laba usaha turun 43,5% menjadi Rp15,95 miliar dari Rp28,23 miliar. Laba sebelum pajak juga melemah 24,8% ke Rp26,36 miliar dari Rp35,07 miliar.

Laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk susut 27,5% menjadi Rp19,96 miliar dari Rp27,56 miliar tahun sebelumnya.

Neracanya, total aset TEBE turun 14,8% menjadi Rp1,09 triliun per 30 Juni 2026 dari Rp1,28 triliun per 31 Desember 2025. Liabilitas turun 20,1% menjadi Rp50,95 miliar dari Rp63,74 miliar. Ekuitas tercatat Rp1,04 triliun dari Rp1,28 triliun.

Sebagai informasi, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam menguasai TEBE sebesar 76,91% melalui PT Dua Samudera