Emiten Haji Isam (TEBE) Laba Turun 27,5 Persen Sisa Rp19,9M di Q2-2026
:
0
Ilustrasi emiten PT Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE). Foto TEBE.
EmitenNews.com - Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) membukukan kenaikan pendapatan usaha tipis pada semester I-2026, namun laba bersih terkoreksi hingga double digit.
Hingga 30 Juni 2026, TEBE meraup pendapatan usaha Rp176,89 miliar. Angka ini naik 3,5% YoY dari Rp170,93 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan yang terbit Jumat (31/7), beban pokok pendapatan melonjak 26,6% menjadi Rp150,11 miliar dari Rp118,60 miliar. Akibatnya laba kotor turun 48,8% YoY menjadi Rp26,78 miliar dari Rp52,32 miliar.
Laba usaha turun 43,5% menjadi Rp15,95 miliar dari Rp28,23 miliar. Laba sebelum pajak juga melemah 24,8% ke Rp26,36 miliar dari Rp35,07 miliar.
Laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk susut 27,5% menjadi Rp19,96 miliar dari Rp27,56 miliar tahun sebelumnya.
Neracanya, total aset TEBE turun 14,8% menjadi Rp1,09 triliun per 30 Juni 2026 dari Rp1,28 triliun per 31 Desember 2025. Liabilitas turun 20,1% menjadi Rp50,95 miliar dari Rp63,74 miliar. Ekuitas tercatat Rp1,04 triliun dari Rp1,28 triliun.
Sebagai informasi, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam menguasai TEBE sebesar 76,91% melalui PT Dua Samudera
Related News
Cimory (CMRY) Toreh Revenue Rp6,46T, Laba Naik 17,8 Persen di Q2-2026
Pendapatan ARKO Susut 6,7 Persen, Laba Bersih Tertahan di Rp36,64M
Emiten Kapal (HAIS) Catat Penurunan Laba & Pendapatan Semester I 2026
Jasa Marga (JSMR)–BSI Teken Pendanaan Rp1,56T untuk Tol Bali Mandara
Harga Drop 30 Persen dari ATH, Emiten Pertamina (ELSA) Umumkan Buyback
Repower Asia (REAL) Berbalik dari Rugi Menjadi Laba pada Juni 2026





