Emiten Hapsoro (RATU) Buru Restu Private Placement Pekan Depan!
:
0
Aset hulu migas PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU). Foto: RATU.
EmitenNews.com - PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) akan meminta persetujuan pemegang saham untuk gelaran aksi korporasi mendatang yakni, private placement atau PMTHMETD sebanyak-banyaknya 271.505.380 saham dalam RUPSLB pada Selasa, 8 September 2026.
Direktur Utama RATU, Sumantri mengatakan aksi korporasi Private Placement atau berupa penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) ini dilakukan untuk penguatan struktur ekspansi permodalan perseroan.
"Dalam rangka mengembangkan kegiatan usaha Perseroan serta upaya memiliki kesempatan untuk melaksanakan potensi ekspansi, Perseroan memandang perlu untuk memperkuat struktur permodalannya," kata Sumantri dalam keterbukaan informasi, Rabu (3/9/2026).
Saham baru yang akan diterbitkan setara paling banyak 10% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal Rp10 per lembar saham. Berdasarkan estimasi, perseroan berpotensi meraup dana hingga Rp1,63 triliun atau setara USD90,82 juta.
Hingga tanggal keterbukaan diterbitkan, belum terdapat calon investor yang menyatakan niatnya atas saham baru tersebut.
Dana untuk Modal Kerja dan Ekspansi
Sumantri menjelaskan seluruh dana hasil PMTHMETD akan difokuskan untuk modal kerja dan pengembangan usaha RATU beserta grup.
"Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan PMTHMETD akan digunakan oleh Perseroan untuk keperluan modal kerja serta pengembangan kegiatan usaha Perseroan dan grup Perseroan," ujarnya.
Dana tersebut dapat dialokasikan antara lain untuk pembelian aset, pembelian saham, pemberian pinjaman, dan/atau bentuk transaksi lain yang dianggap sesuai pada perusahaan yang bergerak di industri yang selaras atau menunjang kegiatan usaha perseroan.
Manajemen juga memproyeksikan total aset proforma RATU per 30 Juni 2026 akan bertambah menjadi USD322,62 juta pascaaksi ini.
Related News
Tambah Porsi, Raja Sinetron Itu Kini Kuasai 68,84 Persen Saham RAAM
Perkuat Transformasi, BTN Perluas Akses Hunian, dan Layanan Digital
Tambah Porsi, Terang Anugrah Kini Kuasai 71,16 Persen Saham HRTA
Laba Bank Mandiri (BMRI) Tembus Rp45,5 Triliun, Melonjak 20,7 Persen
Kini Debitur KPR Bank INA (BINA) Bisa dapat Perlindungan AJK JAGADIRI
INDF dan ICBP Akan Gelar Buyback, Totalnya Rp1,5 Triliun





