EmitenNews.com - PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) berencana untuk melakukan Penambahan Modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dalam rangka memperoleh tambahan dana Perseroan, untuk memperkuat struktur permodalan. Jumlah saham baru yang diterbitkan sebanyak 640 juta saham Perseroan, setara 7,37% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan.

Antonius Limbong, Corporate Secretary HATM menjelaskan, harga pelaksanaan saham PMTHMETD adalah sebesar Rp500 per saham. Dengan demikian, total dana yang berpotensi dihimpun dari aksi korporasi tersebut mencapai Rp320 miliar.

"PMTHMETD akan memberikan dampak positif bagi Perseroan, dengan meningkatkan jumlah Aset Lancar yakni Kas dan setara kas, Total Aset serta Total Ekuitas," tulis Antonius dalam keterbukaan informasi, Jumat (28/8/2026)

Perseroan melaporkan bahwa periode pelaksanaan penyetoran modal & distribusi saham baru pada 4 September 2026 dan tanggal Pencatatan 1 Hari Bursa setelah Pelaksanaan pada 7 September 2026 dengan laporan Hasil Pelaksanaan Paling lambat 2 Hari Kerja setelah 6 September 2026.

HATM telah mendapatkan restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Agustus 2026, untuk menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya sejumlah 868.000.000 saham, atau maksimal 10 % dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, Senin (24/8/2026) setelah mendapat persetujuan RUPSLB, PMTHMETD rencananya akan dilaksanakan paling lama sampai dengan akhir Desember 2026

Manajemen HATM menjelaskan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil Rencana PMTHMETD, setelah dikurangi dengan biaya-biaya PMTHMETD yang menjadi kewajiban Perseroan, akan digunakan untuk belanja modal yaitu menambah aset berupa armada kapal, atau pembayaran pinjaman bank.

Saham-saham baru tersebut akan dikeluarkan kepada PT Multi Sarana Nasional (MSN), suatu badan hukum yang berkedudukan di Kota Pekanbaru, Riau. Semua direktur MSN merupakan anggota Direksi Perseroan.

Hasanul Arifin Hasibuan dan Cosmas Kiardi yang merupakan anggota Dewan Komisaris PT Multi Sarana Nasional menjabat juga sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan. Sedangkan, pihak yang menjadi Ultimate Beneficial Owner dari PT Multi Sarana Nasional adalah Benny, Cosmas Kiardi, dan Hasanul Arifin Hasibuan.

Sebagai informasi, emiten yang bergerak di bidang jasa angkutan laut dan logistik maritim ini resmi masuk kelompok emiten dengan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration) pada 1 Juli 2026. Per tanggal 30 Juni 2026, saham HATM dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 96,09% dari total saham perseroan.