Emiten HSC (HATM) Private Placement 640 Juta Saham, Free Float Menciut
:
0
Potret proses muat dan angkut barang di kapal milik emiten PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM). Foto: HATM.
EmitenNews.com - PT Habco Trans Maritima Tbk. (HATM) resmi merampungkan aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau Private Placement. Perseroan menerbitkan 640 juta saham baru pada 4 September 2026.
Direktur Utama HATM, Andrew Kam dalam keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dalam dokumen tertanggal Minggu (6/9/2026) menyatakan, “Direksi Perseroan menyampaikan hasil pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) yang dilaksanakan pada tanggal 4 September 2026 sebagaimana terlampir.”
Berdasarkan laporan pelaksanaan, HATM menerbitkan 640.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham. Harga pelaksanaan ditetapkan Rp500 per saham atau kalkulasi private placement ini nominalnya sekitar Rp320 miliar. Pihak yang melakukan penyetoran adalah PT Multi Sarana Nasional.
Dengan penerbitan saham baru tersebut, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh HATM meningkat dari 8.680.000.000 saham menjadi 9.320.000.000 saham.
“Jumlah saham Ditempatkan dan Disetor Penuh setelah penerbitan saham baru meningkat dari 8.680.000.000 menjadi 9.320.000.000. 2. Jumlah Aset Lancar yakni Kas dan setara kas, Total Aset serta Total Ekuitas meningkat,” kata Corporate Secretary HATM, Antonius Limbong kala menjelaskan dampak aksi ini.
Dilusi Saham Akibat Private Placement
Aksi korporasi ini juga mengubah struktur kepemilikan. Porsi PT Multi Sarana Nasional naik dari 1.745.409.861 saham atau 20,11% menjadi 2.385.409.861 saham atau 25,59%.
Sementara porsi PT Habco Primatama terdilusi dari 5.758.706.000 saham atau 66,34% menjadi 61,79%. Porsi masyarakat (free float) juga terdilusi dari 13,28% menjadi 12,38%.
"Pelaksanaan PMTHMETD tidak menyebabkan terjadinya perubahan pemegang saham pengendali Perseroan. Namun Pemegang Saham Perseroan mengalami penurunan (dilusi) kepemilikan saham yaitu sebanyak-banyaknya sebesar 6,87%," lanjut Dirut Andrew.
Penggunaan Dana PMHMETD
Related News
Tambah Porsi, Terang Anugrah Kini Kuasai 71,16 Persen Saham HRTA
Laba Bank Mandiri (BMRI) Tembus Rp45,5 Triliun, Melonjak 20,7 Persen
Kini Debitur KPR Bank INA (BINA) Bisa dapat Perlindungan AJK JAGADIRI
INDF dan ICBP Akan Gelar Buyback, Totalnya Rp1,5 Triliun
MD Entertainment (FILM) Masuk Daftar HSC Lagi, Total jadi 82 Emiten
Kurangi Porsi, Sang Komut Kini Kuasai 75 Persen Saham Suparma (SPMA)





