EmitenNews.com -Selama sepekan ada 6 saham, dan 3 waran di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada Senin (8/1), PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) resmi mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI dan menjadi perusahaan ke-2 yang tercatat di BEI pada tahun 2024. CGAS yang bergerak pada sektor Energi dengan sub industri Penyimpanan & Distribusi Minyak & Gas turut mencatatkan Warrant I dengan kode CGAS-W.
Kemudian pada Selasa (9/1), PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI. NICE menjadi perusahaan ke-3 yang tercatat di BEI pada tahun 2024. NICE bergerak pada sektor Barang Baku dengan sub industri Logam & Mineral Lainnya.
Selanjutnya pada hari Rabu (10/1), PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) dan PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) mencatatkan sahamnya di BEI. MSJA mencatatkan sahamnya di Papan Utama BEI. MSJA bergerak pada sektor Barang Konsumen Primer dengan sub industri Produk Perawatan Tubuh dan menjadi perusahaan ke-4 yang tercatat di BEI pada tahun 2024.
Sementara itu, SMLE mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI. SMLE bergerak pada sektor Barang Baku dengan sub industri Barang Kimia Dasar dan menjadi perusahaan ke-5 yang tercatat di BEI pada tahun 2024.
Pada hari berikutnya, Kamis (11/1), PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) dan PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) resmi mencatatkan saham dan warannya di BEI.
ACRO mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI dan menjadi perusahaan ke-6 yang tercatat di BEI pada tahun 2024. ACRO bergerak pada sektor Barang Konsumen Non-Primer dengan sub industri Tekstil. ACRO turut mencatatkan Warran I dengan kode ACRO-W.
Sementara itu, MANG mencatatan sahamnya di Papan Akselerasi BEI. MANG menjadi perusahaan ke-7 yang tercatat di BEI pada tahun 2024. MANG yang bergerak pada sektor Infrastruktur dengan sub industri Konstruksi Bangunan juga mencatatkan Warran I dengan kode MANG-W.
Related News
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen





