Entitas Pertamina (TUGU) Kuartal I-2025 Catat Laba Anjlok 30,2 Persen
:
0
Gedung kantor Pusat milik TUGU.
EmitenNews.com - Anak usaha Pertamina, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia, Tbk. (TUGU) mencatat penurunan kinerja pada kuartal pertama tahun ini.
Dalam laporan keuangannya kuartal I-2025 yang dikutip pada (18/5) Laba tahun berjalan tercatat sebesar Rp247,3 miliar, atau anjlok 30,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp354,1 miliar.
Penurunan ini salah satunya disebabkan oleh merosotnya pendapatan jasa asuransi yang turun hingga 39,7% menjadi Rp1,95 triliun.
Di saat yang sama, beban jasa asuransi justru naik 2,92% menjadi Rp1,51 triliun. Meski beban kontrak reasuransi berkurang signifikan sebesar 86,4% menjadi Rp212,53 miliar, hal ini belum cukup mengimbangi beban yang meningkat.
Pendapatan usaha lainnya juga tercatat menurun 16,9% menjadi Rp118,87 miliar. Secara keseluruhan, pendapatan usaha bersih TUGU tercatat sebesar Rp442,53 miliar, turun 11,2% secara tahunan. Di sisi lain, beban usaha naik tajam 77,9% menjadi Rp153,14 miliar.
Laba usaha pun ikut tertekan, turun 29,6% menjadi Rp289,38 miliar. Sementara laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp313,36 miliar, turun 31,8% dari periode yang sama tahun lalu.
TUGU juga mencatat rugi belum terealisasi dari perubahan nilai ekuitas diperdagangkan sebesar Rp48,9 miliar.
Meski pendapatan dan laba menurun, TUGU mencatat pertumbuhan pada beberapa indikator keuangan. Saldo laba belum dicadangkan naik 3,5% menjadi Rp7,2 triliun.
Total ekuitas juga bertambah 5,2% menjadi Rp11,02 triliun per akhir Maret 2025. Sementara itu, kewajiban naik 16,7% menjadi Rp19,11 triliun dibanding akhir tahun 2024.
Related News
Strategi PGE (PGEO), Dorong Peningkatan Produksi Listrik
Setelah J&T Cargo, Argo Pantes Amankan Kontrak Baru Rp48M Omya Group
Transformasi TelkomGroup Tunjukkan Hasil, Lihatlah Kinerja InfraNexia
IKBI Bakal Bagi Dividen Rp54,23 Miliar, Cek Jadwal Cum Date
BUMI Ungkap Perkembangan Terbaru Akusisi Perusahaan Tambang Australia
Pendapatan SOTS Naik Rugi Bersih Susut, Status Saham Masih HSC





