Evaluasi Besar di Pasar Saham FCA, Pengamat & Investor Tanggapi Begini
:
0
Langit-langit di Main Hall Arena Bursa Efek Indonesia. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan rancangan perubahan aturan saham Full Call Auction (FCA) masih dalam tahap kajian.
Usulan perubahan tertuang dalam Rancangan Peraturan Nomor I-X dan II-X tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus. Dokumen matriks usulan saat ini masih dalam tahap Rule Making Rule (RMR) kepada pelaku pasar.
Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Yulianto Aji Sadono, mengonfirmasi hal tersebut saat ditemui di Gedung BEI, Jumat (3/7/2026).
"Masih dikaji. Nanti tungguin aja. Nanti kalau udah kita (BEI) kasih tahu," ujar Yulianto.
Pengamat Pasar Modal Hendra Wardana, Founder kanal Republik Investor itu dalam keterangannya kepada EmitenNews Minggu (5/7/2026), memandang revisi aturan Papan Pemantauan Khusus melalui mekanisme FCA menunjukkan BEI sedang menyempurnakan kebijakan berdasarkan pengalaman implementasi selama hampir 2 tahun berjalan.
"Sejak FCA diterapkan pada Maret 2024, tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pembentukan harga, mengurangi volatilitas yang tidak wajar, serta melindungi investor dari praktik perdagangan yang berpotensi manipulatif. Kini, setelah melalui tahap evaluasi, BEI tidak lagi berfokus pada pengetatan aturan semata, melainkan mengarahkan regulasi agar lebih proporsional, adaptif, dan berorientasi pada kualitas fundamental emiten," ujar Hendra kepada EmitenNews.
3 Poin Perubahan Utama
1. Penghapusan 3 Kriteria Teknis
BEI mengusulkan menghapus kriteria free float rendah, likuiditas transaksi rendah < Rp5 juta & 1 hari bursa.
Menurut Hendra, "Ketiga indikator tersebut dinilai lebih mencerminkan karakteristik teknis perdagangan dibandingkan kondisi fundamental perusahaan. Banyak perusahaan keluarga atau perusahaan yang pemegang saham pengendalinya masih dominan memiliki free float relatif kecil, tetapi tetap mampu mencatatkan kinerja yang sehat."
Related News
Telisik, Berikut 10 Saham Top Losers dalam Sepekan
Simak! 10 Saham Top Gainers Pekan ini
Berkat Kontribusinya, Jababeka Dapat 6 Apresiasi dari Pemkab Bekasi
IHSG Bawah 6.000, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp10.287 Triliun
Awalnya Nihil, Nippon Steel Kowa Kini Genggam Saham VRNA
Direktur TAPG Borong 200 Ribu Saham, Kepemilikan Meningkat





