Fajar Surya (FASW) Geber Right Issue Awal 2025, Cek Alasannya
:
0
Hasil produksi dari FASW
EmitenNews.com - PT Fajar Surya Wasesa Tbk (FASW), produsen kertas bahan kemasan, berencana melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak 1 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp500 per lembar.
Manajemen FASW mengungkapkan dalam aksi ini perseroan meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana rights issue.
FASW menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Januari 2024.
Dana yang dihimpun dari aksi ini akan digunakan untuk mengurangi utang dan memperbaiki rasio utang perusahaan. "Diharapkan juga dapat meningkatkan jumlah saham di pasar serta frekuensi perdagangan saham," tulis manajemen dalam keterangan resminya.
Sebagai informasi, rasio utang perusahaan saat ini mencapai 2,09. Per September 2024, FASW mencatatkan kerugian bersih sebesar Rp996 miliar, meningkat signifikan dibandingkan kerugian Rp626 miliar pada tahun buku 2023.
Kondisi ini menyebabkan saham FASW berada dalam pengawasan khusus Bursa Efek Indonesia (BEI).
Faktor lain yang memengaruhi status tersebut adalah minimnya kepemilikan publik (free float) yang hanya 0,29%.
Manajemen optimistis langkah rights issue ini dapat memperbaiki kondisi keuangan perusahaan dan menarik lebih banyak partisipasi dari investor pasar modal.
Related News
Sepi Peminat, Iforte Tambah Lagi Extra Time VTO Saham IBST
Grup Emtek Kempit 31,34 Persen, Saham JECX Terus Melaju
Saham Nonaktif Ini Kembali Diperdagangkan BEI Usai 2 Bulan Terkunci
66,48 Persen Saham TCID Berpindah Tangan, Manajemen Ungkap Faktanya
BEI Kompak Setop 3 Saham Ini Usai ARA Berjilid-Jilid, Kapan Dibuka?
OTO Lebur ke Summit Oto Finance, SMBC Pegang 51% Saham





