EmitenNews - PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menggelar rapat koordinasi Self Regulatory Organization (SRO) Anak Perusahaan.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, 17-19 Februari 2018 di Batam ini menghimpun seluruh anak usaha dibawah SRO yakni Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) Securities Investor Protection Fund (SIPF), Pendanaan Efek Indonesia (PEI), The Indonesia Capital Market Intitute (TICMI), Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Pefindo Brio Kredit dan IDX Channel.
Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Chaeruddin Berlian menekankan dengan adanya rapat koordinasi anak perusahaan ini diharapkan dapat membawa dampak positif serta koordinasi yang baik antar anak usaha.
Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Chaeruddin Berlian memberikan pengarahan saat membuka Rakor Anak Usaha SRO di Batam (17-19 Februari 2018).an adanya rapat koordinasi anak perusahaan ini diharapkan dapat membawa dampak positif serta koordinasi yang baik antar anak usaha.
“Saya harapkan rakor anak usaha SRO ini akan memberikan hal positif bagi anak usaha dan bisa lebih bersinergi,” ucap Chaeruddin Berlian di Batam Minggu (19/2/2018).
Direktur Utama The Indonesia Capital Market Institute Meti Yusantiati mengatakan sinergi antar anak usaha telah dilakukan salah satunya dengan IDX Channel. Hal senada juga disuarakan Direktur Utama Pefindo Salyadi Saputra.
Selain pemaparan mengenai rencana kerja anak perusahaan di 2018, juga digelar kegiatan tim building. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan antar divisi anak usaha.
Related News
Kantongi USD 30,7 Juta, ADMR Kembali Tembus Pasar Jepang
Laba Tumbuh Berkat UMKM, Risiko Kredit Korporasi Membayangi BBRI
Adu Dividen vs Transisi Energi Hijau, Lebih Menarik ADRO atau AADI?
Cuan Sewa Listrik Melesat 73%, India Jadi Tujuan Ekspor Terbesar AADI
Singapura Jadi Pelanggan Terbesar ADRO, Disusul Jepang dan Korsel
Laba RANS Naik 11% Bukan karena Kenaikan Pendapatan, Dari Mana?





