IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Gelontor Dividen, Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) Tunggu Restu Pemegang Saham

17/05/2021, 12:28 WIB

Gelontor Dividen, Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) Tunggu Restu Pemegang Saham

EmitenNews.com - PT Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) berencana mengusulkan pembagian dividen tahun buku 2020. Rencana itu, akan diusulkan dalam gelaran rapat umum pemegang saham (RUPS) Tahunan pada 24 Mei 2021 mendatang.


”Agendanya telah kami sampaikan dalam rencana pemanggilan RUPS,” tutur Direktur dan Corporate Secretary PT Saraswanti Anugerah Makmur Dadang Suryanto, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), belum lama ini.


Menurut Dadang, tahun 2020, Saraswanti membagikan dividen untuk tahun buku 2019. Saat itu, dividen yang dibagikan mencapai Rp52,78 miliar atau setara 60,99 persen dari raihan laba bersih perseroan Rp86,83 miliar.


Sepanjang tahun 2020, perseroan membukukan peningkatan laba bersih 36 persen menjadi Rp118 miliar dibanding periode sama tahun sebelumnya. Seiring laba bersih, penjualan meningkat 10 persen menjadi Rp1,40 triliun dibanding periode sama 2019 senilai Rp1,28 triliun.


Saraswanti menggeber penawaran umum perdana alias initial public offering (IPO) pada Maret 2020 di tengah pandemi Covid-19. Meski begitu, perseroan mampu bertahan, bahkan bisa bertumbuh. ”Kami masih mampu meningkatkan pendapatan. Bahkan, tidak melakukan pemutusan hubungan kerja di tengah badai tsunami Covid-19,” beber Dadang.


Tahun ini, Saraswanti berencana melakukan penambahan kapasitas pabrik dari 600 ribu ton per tahun menjadi 700 ribu ton per tahun. ”Peningkatan kapasitas itu menambah optimisme perseroan untuk meningkatkan penjualan sepanjang tahun ini.


Saraswanti berdiri sejak 1998, produsen pupuk NPK (nitrogen, phospat, dan kalium) untuk segmen non-subsidi. Saat ini, perseroan memiliki lima pabrik berkapasitas produksi 600 ribu ribu ton per tahun. Pabrik perseroan tersebar di beberapa kota, yaitu Mojokerto Jawa Timur (Jatim), Medan Sumatera Utara (Sumut), dan Sampit Kalimantan Tengah (Kalteng). (*)


Author: J S