EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan kemarin (21/10) di zona hijau dengan menguat 0,94 persen ke level 5.328,36.

Head of MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai penguatan tersebut telah mencapai target minimalnya, namun ia mulai mencermati munculnya kembali tekanan jual.

"IHSG menguat 0,94% ke 5,328, namun tekanan jual mulai muncul. Target penguatan minimal sebelumnya telah tercapai," ujar Herditya.

Secara teknikal, Herditya menjelaskan posisi IHSG saat ini, diperkirakan berada pada wave iv dari wave (iii) dari wave, dengan peluang menguat ke 5.407–5.458.

Meski masih berpeluang menguat, ia mengingatkan investor untuk tetap waspada terhadap risiko koreksi. Ia menyebutkan Support IHSG berada di level 4.915 dan 4.754, sementara Resistance di 5.404 dan 5.563

"Waspadai potensi koreksi ke 5,117–5,166," tegasnya.

Senada, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis T., juga melihat potensi lanjutan rebound secara teknikal.

"IHSG ditutup menguat pada level 5,328.36 +0.94% di perdagangan Rabu (21/10), setelah sempat melemah hingga level 5,185.36," ujar Alrich.

Menurutnya, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan untuk menguji area resistance selanjutnya.

Untuk perdagangan Kamis (22/10), Alrich memproyeksikan gerak IHSG di area Resistance di 5500, Pivot di 5400, dan Support di 5300.