Giliran Bos Putra Rajawali Tampung Saham PURA di Papan FCA, Ada Apa?
:
0
PT Putra Rajawali Kencana Tbk. (PURA) ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - PT Putra Rajawali Kencana Tbk. (PURA) menyampaikan bahwa Ariel Wibisono selaku Direktur Utama telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 14 Agustus 2024.
Ratna Hidayati Corporate Secretary PURA Senin (19/8) menyampaikan bahwa Ariel Wibisono selaku Direktur Utama telah membeli sebanyak 1.100.000 saham PURA di harga Rp20 per saham.
Sebelumnya, Ariel Wibisono juga pernah membeli sebanyak 210.000 lembar saham PURA di harga Rp20 pada tanggal 9 Agustus 2024.
"Tujuan transaksi ini adalah untuk Investasi jangka panjang dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.
Pasca penbelian, maka kepemilikan saham Ariel Wibisono di PURA bertambah menjadi 21,50 juta lembar saham setara dengan 0,34% dibandingkan sebelumnya sebanyak 20,40 juta lembar saham setara dengan 0,32%.
Sebelumnya PT Putra Rajawali Kencana Tbk. (PURA) menyampaikan bahwa salah satu direkturnya Yonathan Himawan Hendarto telah membeli sebanyak 69.900 lembar saham PURA di harga Rp19 per saham pada tanggal 12 Agustus 2024.
"Tujuan transaksi ini adalah untuk Investasi jangka panjang dengan kepemilikan saham langsung," sebut Ratna Hidayati selaku Corporate Secretary dalam keterangan tertulis, Kamis (15/8).
Yonathan juga pernah membeli sebanyak 300.000 lembar saham PURA di harga Rp22 per saham pada tanggal 8 Agustus 2024 dan sebanyak 1.200.000 lembar saham PURA di harga Rp19 per saham pada tanggal 6 Agustus 2024 dan membeli sebanyak 300.000 lembar saham PURA di harga Rp22 per saham.
Sebelumnya lagi, Yonathan membeli sebanyak 200.000 lembar saham PURA di harga Rp24 per saham pada tanggal 1 dan 2 Agustus 2024.
Pasca transaksi pembelian, maka kepemilikan saham Yonathan Himawan Hendarto di PURA bertambah menjadi sebanyak 5.666.800 lembar saham, atau setara dengan 0,09% dibandingkan sebelumnya, yang tercatat sebanyak 5.596.900 lembar saham.
Related News
SMDR Tambah Jatah Dividen Tahun Buku 2025, Total Nyaris Rp200 Miliar
Transformasi Pengelolaan Human Capital SMGR Diganjar 3 Penghargaan Ini
Esa Medika (EMMI) Patok IPO Rp446-Rp515 per Saham, Cek Detailnya!
Emiten UMKM (MPIX) Akuisisi 60 Persen MCA Rp28,7 Miliar Untuk DigiPay
Emiten Tomy Winata (INPC) Nihil Dividen Hingga Angkat Dirut Baru
Laba Triliunan, PALM Cuma Sisihkan 2,7 Persen Laba Sebagai Dividen





