GJTL Sodorkan Dividen Yield 6,69 Persen, Berapa Bagian Lo Kheng Hong?
:
0
Ilustrasi ban produksi perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Gajah Tunggal (GJTL) akan membagi dividen Rp278,78 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 22,48 persen dari tabulasi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp1,24 triliun. Dengan demikian, para investor akan mendapat jatah dividen tunai Rp80 per lembar.
Merujuk penutupan perdagangan kemarin di level Rp1.195, maka dividen yield GJTL sekitar 6,69 persen. Selanjutnya, sebesar Rp25 miliar dari laba bersih untuk cadangan umum. Lalu, sisa laba bersih Rp945 miliar dibukukan sebagai laba ditahan.
Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 22 Mei 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 4 Juni 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 5 Juni 2026.
Cum dividen pasar tunai pada 8 Juni 2026. Ex dividen pasar tunai pada 9 Juni 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 8 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 18 Juni 2026.
Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, GJTL mengemas laba bersih Rp1,24 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah Rp8,14 triliun. Dan, total ekuitas terkumpul Rp10,45 triliun.
Berdasar data 25 Mei 2026, Lo Kheng Hong diketahui mengempit saham GJTL sebanyak 235.830.900 lembar. Nah, dengan syarat kepemilikan tersebut tidak berubah hingga waktu cum date pada 4 Juni 2026 mendatang, maka Lo Kheng Hong berhak mendapat jatah dividen Rp18,86 miliar. (*)
Related News
Sepi Peminat, Iforte Tambah Lagi Extra Time VTO Saham IBST
Grup Emtek Kempit 31,34 Persen, Saham JECX Terus Melaju
Saham Nonaktif Ini Kembali Diperdagangkan BEI Usai 2 Bulan Terkunci
66,48 Persen Saham TCID Berpindah Tangan, Manajemen Ungkap Faktanya
BEI Kompak Setop 3 Saham Ini Usai ARA Berjilid-Jilid, Kapan Dibuka?
OTO Lebur ke Summit Oto Finance, SMBC Pegang 51% Saham





