Grup Lippo (SILO) Buru Restu Akuisisi 14 Aset RS First REIT Rp6,9T
:
0
Potret gedung Rumah Sakit Siloam Hospitals. Foto: Siloam.
EmitenNews.com - PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) emiten asuhan Mochtar Riady dari Grup Lippo itu menyiapkan akuisisi jumbo atas 14 perusahaan pemilik properti rumah sakit bernilai Rp16,9 triliun yang selama ini dioperasikan perseroan dan terafiliasi dengan First Real Estate Investment Trust (First REIT).
Untuk memuluskan aksi ini, SILO akan meminta persetujuan para pemegang saham dalam RUPSLB SILO mendatang pada Selasa, 22 September 2026 secara hybrid di Tangerang.
Diungkap Lewi Aga Basoeki dalam publikasi emiten SILO pada Jumat (18/9/2026) di mana transaksi akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama, SILO bersama entitas anaknya MKB akan mengakuisisi 100% saham di 8 perusahaan sasaran. Tahap kedua, 6 perusahaan lainnya yang eksekusinya bergantung pada penggunaan opsi jual.
Untuk tahap pertama, 8 aset yang akan diakuisisi adalah Siloam Sriwijaya Palembang, Siloam Hospitals Purwakarta, Siloam Hospitals Lippo Village Tangerang, Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Siloam Hospitals Bali, Siloam Hospitals Kupang, Siloam Hospitals Baubau, dan Siloam Hospitals Manado.
Tahap kedua meliputi Siloam Hospitals Labuan Bajo, Siloam Hospitals TB Simatupang, Siloam Hospitals Makassar, Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC), Siloam Hospitals Lippo Cikarang, dan Siloam Hospitals Yogyakarta.
"Dengan nilai transaksi mencapai Rp6.908.604 juta, aksi korporasi tersebut masuk kategori transaksi material. Nilainya disebut melebihi 50% dari ekuitas SILO berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026," tulis Lewi dalam keterbukaan informasi BEI Jumat (18/9).
Perseroan menjelaskan kedua tahap harus diperlakukan sebagai satu kesatuan dan dihitung kumulatif.
Pasalnya seluruh PPJB dan perjanjian opsi jual diteken di tanggal yang sama yakni 1 April 2026, melibatkan pihak yang sama dari entitas anak First REIT, memiliki karakteristik sejenis yakni portofolio properti RS, dan penyelesaian tahap kedua bergantung pada tahap pertama.
Related News
Saham Ini Melejit Multibagger 3.100%, Berakhir Digembok BEI
Keren, BTN Kini Sulap Tumpukan Sampah Jadi Mesin Uang Baru!
Tirta Mahakam (TIRT) Klaim Tak Terlibat Penyelidikan Isu Karhutla
PGJO Bentuk Anak Usaha Baru, Markasnya di Jaksel
LPEI Pastikan Kesiapan Bayar Pokok Obligasi Seri CRp22,5 Miliar
Tutup Kuartal III 2026, GMFI Catat Pendapatan Melesat 34,6 Persen





