EmitenNews.com - Emiten pertambangan batu bara, PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS), memperoleh tambahan amunisi pendanaan melalui fasilitas pinjaman modal kerja senilai Rp4 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Sekretaris Perusahaan GEMS, Sudin dalam keterbukaan informasi dikutip pada Selasa (17/3/2026) menerangkan fasilitas kredit tersebut disalurkan kepada dua anak usaha perseroan, yakni PT Borneo Indobara (BIB) dan PT Barasentosa Lestari (BSL). Perjanjian kredit modal jumbo itu ditandatangani pada Senin, 16 Maret 2026.

Sudin menjelaskan bahwa fasilitas ini terdiri dari dua perjanjian kredit modal kerja dengan skema cash collateral yang bersifat revolving.

Secara rinci, BSL memperoleh fasilitas pinjaman sebesar:

Rp1 triliun melalui Perjanjian Kredit Nomor 60/2026

Sementara BIB mendapatkan porsi lebih besar, yakni:

Rp3 triliun melalui Perjanjian Kredit Nomor 62/2026

Kedua fasilitas tersebut memiliki jangka waktu selama 24 bulan sejak penandatanganan.

Sudin menyebutkan bahwa tambahan pendanaan ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja serta mendukung kegiatan operasional perusahaan. Dengan dukungan pembiayaan ini, perseroan berharap dapat menjaga momentum kinerja di tengah dinamika industri batu bara.

“Kejadian ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan kinerja operasional Perseroan, serta memperkuat kondisi keuangan melalui tambahan fasilitas modal kerja,” tulis Sudin.

Adapun, perolehan fasilitas pinjaman tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap kelangsungan usaha dan kinerja keuangan GEMS ke depan.