EmitenNews.com - Menghabiskan biaya USD916,4 ribu, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) melakukan kegiatan eksplorasi periode Juli, Agustus dan September, atau Triwulan III tahun 2026

Dalam keterangannya seperti dikutip Minggu (11/10/2026), Corporate Secretary PSAB, Edi Permadi menuturkan bahwa Eksplorasi dilakukan anak usahanya yaitu PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) pada Blok Bakan di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow. Kemudian, Desa Tobayagan, Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara.

Kegiatan eksplorasi manajemen emiten pertambngan emas, dan logam mulia itu, ditangani senior geologist, geologist dan field assistant dari JRBM dan dibantu oleh kru lapangan dari karyawan kontraktor lokal dari CV. Tri Bersaudara. Semua dalam pengawasan secara langsung oleh Superintendent Brownfield Exploration.

Metode yang digunakan adalah pemetaan geologi permukaan detail dengan analisa geokimia untuk seluruh contoh dari lapangan, sedangkan survey geofisika dengan menggunakan metode dipol 100 meter.

Tujuannya, untuk mendapatkan data resistivitas dan chargebilitas dengan penetrasi lebih besar dan luas dibandingkan dengan konfigurasi sebelumnya yang berjarak 50 meter untuk memetakan kontinuitas vertikal zona mineralisasi.

Pada periode Triwulan III tahun 2026, kegiatan pengeboran dilanjutkan. Sebanyak 10 lubang pengeboran telah diselesaikan, dan 3 lubang masih dalam proses pengeboran, dengan total kedalaman pengeboran adalah 4.632 meter. 

Selain kegiatan pengeboran, kegiatan pemetaan permukaan geologi juga masih dilanjutkan di area West Tapagale (North Villa) dan Upper Tobayagan. 

Biaya eksplorasi dari JRBM untuk periode Triwulan III tahun 2026 adalah sebesar USD916.410.

Rencana kegiatan eksplorasi pada periode triwulan IV tahun 2026 adalah Melanjutkan kegiatan pengeboran dan pemetaan geologi di area Upper Tobayagan dan North Villa (West Tapagale).

Juga melanjutkan pengambilan data pendukung seperti analisa spektral SWIR, XRF, magnetik suseptibilitas dan lain-lain sebagainya. Lalu, melanjutkan kegiatan studi komprehensif untuk mencari kemenerusan tubuh mineralisasi serta melanjutkan kegiatan pengambilan data survei geofisika. ***