Hanwha Life Mau Lego 46,6 Persen Saham Asuransi Grup Lippo, Kenapa?
:
0
Logo usaha LPGI.
EmitenNews.com - PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) menyampaikan bahwa salah satu pemegang saham mayoritasnya yakni PT Hanwha Life Insurance Indonesia ("HLII") berencana melepas (divestasi) kepemilikannya di perseroan.
Direktur LPGI, Kwon Gi Han mengaku bahwa Perseroan menerima informasi bahwa pada tanggal 10 Maret 2025, HLII telah menandatangani perjanjian jual beli sehubungan dengan rencana HLII untuk menjual 1.398.000.000 saham dalam Perseroan yang merupakan 46,6% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan kepada Hanwha General Insurance Co. Ltd ("HGI").
HGI merupakan pemilik atas 447.000.000 saham dalam Perseroan yang merupakan 14,9% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan.
"Setelah pelaksanaan Rencana Penjualan Saham, maka HGI akan memiliki 1.845.000.000 saham yang merupakan 61,5% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan," katanya.
Kwon Gi Han megungkapkan, rencana penjualan saham tersebut tidak akan mengakibatkan perubahan pengendalian dalam Perseroan dikarenakan HLII dan HGI dikendalikan oleh pihak yang sama, yakni Hanwha Life Insurance Co., Ltd ("HLI").
Diketahui, HLI mengendalikan baik HLII dan HGI, dan secara tidak langsung mengendalikan Perseroan. Dengan demikian, HLI merupakan pengendali tidak langsung Perseroan saat ini dan tetap akan menjadi pengendali tidak langsung Perseroan setelah penyelesaian Rencana Penjualan Saham.
"HLI juga akan tetap menjadi pengendali Perseroan, baik sebelum maupun setelah penyelesaian Rencana Penjualan Saham, berdasarkan peraturan perundang-undangan di sektor asuransi," katanya.
Kwon Gi Han menegaskan kembali, rencana Penjualan Saham tidak akan mengakibatkan perubahan pengendalian dalam Perseroan. "Rencana Penjualan Saham tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha Perseroan," tegasnya.
Related News
Anak Usaha SMGR Suplai Beton Sekolah Rakyat di Empat Provinsi
WTON Suplai Material Proyek NPEA Pelindo, Kontrak Capai Rp153M
PPRO Lepas Hotel Prime Park Bandung Rp133M, Fokus Perkuat Bisnis Inti
GOTO Pastikan PHK Tokopedia Tak Berdampak Material ke Kinerja
Saham LUCY Terbebas dari HSC, Tapi Ambruk 10 Hari Beruntun
AADI Suntik Pinjaman USD100,8 Juta ke Kaltara Power Indonesia





