Harga Minyak Berangsur Turun, IHSG Lanjutkan Tradisi Positif
:
0
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tradisi positif. Menguat menilik potensi bursa Asia pagi ini sudah menjelajahi zona hijau. Selain itu, koreksi harga minyak bisa mengurai kekhawatiran inflasi.
Kondisi itu, dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah soal harga BBM dalam negeri. Inflow investor asing juga masih konsisten mencatat net buy. ”Kami perkirakan Indeks bergerak pada rentang support 7.220, dan resisten 7.285,” tutur Alwin Rusli, Research Analyst Reliance Sekuritas Indonesia, Senin (12/9).
Secara teknikal, Indeks masih akan uji support, on track uptrend channel. Beberapa saham memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini antara lain INCO, INDY, BBRI, TKIM, TPIA, BUKA, HRUM, KEEN, dan BCAP.
Akhir pekan lalu, Indeks menguay 0,15 persen menjadi 7.243. Beberapa sektor pendorong lonjakan Indeks antara lain sector healthcare surplus 0,87 persen, property dan real estate naik 0,29 persen, dan consumer non-cyclicals melejit 0,01 persen. Investor asing membukukan net buy pasar regular Rp785,63 miliar dengan saham paling banyak dibeli BMRI, BBNI, dan BBCA.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS), akhir pekan lalu juga menguat. Itu menyusul overselling setelah para investor khawatir kenaikan suku bunga dapat berdampak pada ekonomi, dan isyarat The Fed cenderung hawkish. Selain itu, harga minyak mentah mulai turun. Pagi ini, bursa Asia memulai perdagangan dengan semringah. Indeks Nikkei 225 menguat 1,21 persen, dan Kospi Korea Selatan libur. (*)
Related News
Aksi Nyata, AASI dan Pandawara Group Gelar SCR 2026
Rebound Berlanjut, IHSG Dibuka Naik 0,68% ke Level 6.078
IHSG di Ambang Kritis Psikologis 6.000, IPOT Beri Saran Investasi Ini
Mengekor Wall Street, IHSG Kian Bersinar
Skenario IHSG Pulih, Harus Tembus Level Ini!
Pekan Ini Analis Jagokan Saham ASII-BRPT, Cek Lengkapnya!





