Harga Minyak Meledak, IHSG Rawan Profit Taking
:
0
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Photo/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah 0,30 persen menjadi 6.315. Secara teknikal, indikator Stochastic RSI IHSG mengalami death cross area overbought. Namun, histogram MACD masih di area positif meski sedikit mengalami penyempitan.
Lompatan harga minyak mentah terus berlanjut diperkirakan menjadi faktor negatif. Kalau breakdown dari level MA5 sekitar 6.280, IHSG berpotensi menguji level support 6.200-6.250. Sepanjang Juni 2026, jumlah uang beredar (M2) Indonesia meningkat 8,7 persen YoY menjadi Rp10.432,8 triliun, susut dari Mei 2026 sebesar 10,8 persen.
Ekspansi tersebut terus didorong pertumbuhan uang beredar sempit (M1), meningkat 9,8 persen, bersamaan dengan kenaikan uang semu sebesar 6,9 persen. Itu menunjukkan likuiditas di Indonesia masih meningkat, tetapi peningkatan tidak secepat bulan sebelumnya, meski demikian laju pertumbuhan kredit berakselerasi 12,67 persen YoY edisi Juni 2026.
Menurut S&P, depresiasi mata uang bagai pedang bermata dua bagi korporasi Asia termasuk Indonesia. Eksportir mungkin diuntungkan, namun importir tidak dapat sepenuhnya meneruskan biaya lebih tinggi cenderung dirugikan. S&P memberi peringkat 69 emiten korporasi, dan infrastruktur diberi peringkat publik di Indonesia, India, dan Korea dalam empat kategori.
Itu sesuai dengan eksposur mereka terhadap ketidaksesuaian mata uang operasional, dan neraca. Sejumlah kecil emiten lebih sensitif terhadap depresiasi mata uang karena ketidaksesuaian valuta asing operasional, dan pembiayaan. Secara historis, depresiasi tajam telah mengurangi kemauan emiten berperingkat spekulatif untuk membayar kewajiban keuangan.
Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Merdeka Gold Resources (EMAS), Mitra Keluarga (MIKA), Astra Agro Lestari (AALI), Triputra Agro (TAPG), dan Sumber Alfaria alias Alfamart (AMRT). (*)
Related News
Saham Nestlé Anjlok 7 Persen Usai Laba Jatuh, Bisnis Air Dijual
Mengekor Wall Street, IHSG Susuri Zona Merah
IHSG Berpotensi Lanjutkan Koreksi, Cek Area Support Hari Ini!
AS Sanksi Tarif 60 Negara Soal Kerja Paksa, RI Kena 10 Persen
Indonesia Mulai Impor Minyak Rusia untuk Amankan Pasokan Energi
IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas





