EmitenNews.com - Sampai kuartal III 2026, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatat penjualan neto USD426,06 juta. Penjualan emiten sektor hulu minyak dan gas bumi, bagian dari Bakrie Group itu, hingga 30 September 2026 naik dari USD361,38 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Dalam laporan keuangan perseroan Rabu (28/10/2026) menyebutkan, laba bruto naik menjadi USD173,11 juta dari laba bruto USD125,05 juta tahun sebelumnya.

Kemudian beban usaha relatif sama yakni USD15,53 juta berbanding USD15,55 juta dan laba usaha naik menjadi USD157,57 juta dari laba usaha USD109,49 juta.

Untuk laba sebelum pajak mencapai USD140,52 juta naik dari USD84,40 juta dan laba neto yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik menjadi USD72,81 juta dari USD55,65 juta tahun sebelumnya.

Sementara itu, total liabilitas mencapai USD1,09 miliar hingga 30 September 2026 naik dari USD999,58 juta hingga 31 Desember 2025. 

Sedangkan total aset mencapai USD2,00 miliar hingga 30 September 2026 naik dari USD1,82 miliar hingga 31 Desember 2025.

Seperti diketahui PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas). Perseroan bagian dari Bakrie Group itu, didirikan pada Oktober 2001, dan memasuki masa komersial 2003, kemudian tercatat IPO Juni 2004 di Papan Utama Bursa Efek Indonesia. ***