EmitenNews.com—APRO Financial Co Ltd selaku Pembeli Siaga telah membeli seluruh sisa saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) yang tidak diambil oleh Pemegang HMETD dalam PUT IV, yaitu sejumlah 249.202.172 lembar saham, sehingga total kepemilikan saham Perseroan oleh APRO Financial per 1 November 2022 menjadi total 15,69 miliar lembar saham atau sebesar 92,09 persen.


Dalam keterbukaan informasi yang diunggah di situs Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (1/11), investor asal Korea tersebut sebelumnya memiliki 91,99% saham (15,44 miliar). Sedangkan saham yang ditransaksikan adalah 1,46% (249,20 juta lembar saham) dan dibeli dengan harga transaksi Rp170/saham.


Seperti diberitakan, seiring kebutuhan mencapai pemenuhan modal inti senilai Rp3 triliun akhir tahun ini, DNAR melakukan rights issue dan APRO Financial Co Ltd selaku pemegang saham mayoritas memiliki komitmen untuk menambah modal inti bank tersebut.


Sebelumnya, APRO Financial Co Ltd telah melakukan exercise saham rights issue PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) sejumlah 2.685.386.821 lembar saham, sehingga total kepemilikan saham Perseroan oleh APRO Financial per 19 Oktober 2022 sebanyak 15.440.974.221 lembar saham atau sebesar 91,99%.


Demikian keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan ke otoritas Bursa dan rilisnya diunggah di situs BEI pada Kamis (20/10).


Seperti diberitakan sebelumnya, DNAR menggelar rights issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebagaimana disetujui dalam RUPS pada 11 Mei 2022 lalu. Jumlah saham yang baru yang akan diterbitkan sebanyak-banyaknya 2.937.807.163 saham. Sesuai jadwal pencatatan efek dilakukan pada Rabu (19/10).


Corporate Secretary DNAR, Noni menyatakan dana yang diperoleh dari aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha setelah dikurangi biaya-biaya emisi. Adapun nominal saham baru yang akan diterbitkan harganya Rp100 per lembar. "Untuk harga pelaksanaan yaitu Rp170 per lembar saham," tulis Noni dalam keterbukaan informasi publik BEI, Kamis (6/10).


APRO Financial Co Ltd merupakan pengendali saham DNAR dengan kepemilikan sebelumnya sebesar 90,47 persen, selebihnya adalah masyarakat sebanyak 8,50 persen dan saham treasury sebanyak 1,03 persen.


Adapun pengendali dari pemegang saham pengendali dalam bentuk perseroan adalah J&K Capital yang berbadan hukum Jepang. J&K Capital menguasai 11.856.000 saham DNAR.