HMSP Beber Transaksi Baru, Telisik Detailnya
:
0
Salah satu pabrik besutan HM Sampoerna tampak sepi. FOTO - Dok Sampoerna
EmitenNews.com - HM Sampoerna (HMSP) mengeksekusi transaksi senilai Rp150,16 miliar. Transaksi afiliasi itu melibatan perseroan, anak usaha yaitu Sampoerna Indonesia Sembilan (SIS), dan induk usaha Philip Morris Indonesia (PMID). Transaksi berupa penyewaan tanah, bangunan, dan mesin itu telah diteken pada 1 Juli 2026.
Transaksi pertama, HMSP menyewakan tanah dan bangunan, lalu mesih senilai total Rp96,41 miliar kepada Philip Morris. Penyewaan ranah dan bangunan pabrik seluas 6.609,27 meter persegi beserta sarana berupa jalan beton seluas 1.990 meter persegi. Bangunan itu berdiri di atas tanah seluas 157.830 meter persegi di Karawang, Jawa Barat.
Tanah dan bangunan itu, disewa 5 tahun sejak 1 Juli 2026 hingga 30 Juni 2031. Setiap tahun nilai sewa Rp7,62 miliar, dengan demikian sepanjang 5 tahun nilai sewa sebesar Rp38,14 miliar. Transaksi kedua, HMSP menyewakan mesin packer kepada Philip Morris Rp58,26 miliar. Penyewaan mesin 5 tahun dengan nilai sewa Rp11,65 miliar per tahun.
Transaksi ketiga, Sampoerna Indonesia Sembilan (SIS) menyewa dua mesin milik Philip Morris sepanjang 5 tahun senilai Rp53,75 miliar. Mesin pertama berupa mesin packer 22, dan mesin maker 18 sebesar Rp8,26 miliar per tahun, dan kedua berupa mesin packer 26 senilai Rp2,48 miliar per tahun. So, nilai sewa mesin-mesin itu total Rp10,75 miliar per tahun.
Manajemen HMSP mengklaim transaksi penyewaan tanah, dan bangunan kepada Philip Morris meningkatkan pendapatan dengan mengoptimalkan aset yang tidak digunakan. Di sisi lain, sewa mesih milik Philip Morris untuk memenuhi kebutuhan mesin guna menunjang kegiatan manufaktur SIS.
Melalui transaksi itu,, SIS dapat meningkatkan kinerja operasional, dan efisiensi proses produksi tanpa perlu melakukan pengadaan mesin baru. Bagi HMSP, transaksi itu, turut mendukung pemanfaatan aset dalam grup secara lebih efektif, sehingga memberi nilai tambah secara keseluruhan terhadap kinerja perseroan. (*)
Related News
Saham Bawah Gocap, Emiten Grup Bakrie Private Placement Jumbo
Tancorp Transaksi Jumbo di Saham ZONE, Kepemilikan Melesat Jadi 28,4%
VIVA Sulap Utang Rp1,72T Jadi Saham, Neraca Berpotensi Lebih Sehat
Diatas Harga Pasar! PIS Lepas 10,07% Saham DOOH ke Investor Strategis
MBMA Buru Sumber Daya Baru, Pengeboran Tambang SCM Capai 41.289 Meter
MCOL Gelontor USD60 Ribu, Bor 39 Titik Eksplorasi Tambang MIP Q3 2026





