IHSG Akhir Tahun: Bocoran Panas IPO dan Window Dressing
Lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.
Secara historis, dampak window dressing terfokus pada Saham Blue Chip yang tergabung dalam indeks likuid seperti IDX30 atau LQ45, terutama Perbankan Besar (seperti BBCA dan BBRI), Telekomunikasi, dan Konsumer Primer yang memiliki kapitalisasi pasar dan likuiditas tinggi.
Selain itu, MI juga menyasar Saham Berkinerja Terbaik Tahun Berjalan (The Winners) untuk memperkuat narasi kesuksesan investasi mereka, sementara pergerakan Investor Asing Besar turut menambah tekanan beli pada emiten yang menjadi top holding mereka.
Related News
Sebuah Studi Kasus, Regulasi Kebijakan Acuan Kunci Investasi
Ingat, Pasar Saham Bukan Kasino
“Gong” Perdagangan Perdana Bursa Masih Perlu Presiden?
Agar Pertumbuhan Ekonomi Indonesia tak Layu Sebelum Berkembang
Menakar Dampak Sentimen Global Terhadap Arus IHSG di Q1-2026
Strategi Investasi Saham 2026, Sudah Saatnya Bermain Aman





