EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (28/9/2026) ditutup turun 94,03 poin atau 1,51% ke level 6.147,86. Sepanjang hari, indeks komposit memerah dan sempat turun ke level terendah intraday 6.140,32.

Mayoritas saham melemah dan mendorong indeks melemah yaitu sebanyak 532 saham. Hanya 180 saham yang menguat dan 81 saham lainnya stagnan.

Volume perdagangan saham 36,18 miliar unit dengan frekuensi 1,64 juta kali. Nilai transaksi sebesar Rp12,26 triliun.

Saham-saham perbankan big caps dengan nilai transaksi jumbo namun harga merosot turut menekan indeks. Bank Central Asia (BBCA) dengan transaksi Rp692,9 miliar melemah 0,4% ke Rp6.225.

Berikutnya Bank Mandiri (BMRI) yang mencatat transaksi Rp503,6 miliar namun harga turun 1,47% ke Rp4.020. Diikuti Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp319,8 miliar tapi harga turun 0,32% ke Rp3.140 per saham.

Di jajaran 45 saham terlikuid, GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) tercatat anjlok paling dalam 14% ke Rp43, disusul Vale Indonesia (INCO) merosot 5,98% ke Rp4.400, dan Hartadinata Abadi (HRTA) turun 5,68% ke Rp2.160 per saham.

Saham GOTO sudah lama tidak likuid di pasar reguler. Kini setelah Bursa Efek Indonesia menghapus ketentuan batas harga terendah Rp50, harga GOTO langsung anjlok drastis. Hari ini diperdagangkan sebanyak 8.174 kali di pasar reguler dengan volume 132,9 kita saham dan nilai transaksi Rp5,7 miliar.