EmitenNews.com - Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta, menilai dominasi tren bullish Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bertahan setelah indeks berhasil rebound dari level support terdekat.

Indikator Stochastics K_D dan Relative Strength Index (RSI) juga masih menunjukkan sinyal positif, meskipun volume perdagangan mulai menurun.

Untuk perdagangan Senin (12/10), Nafan menilai sentimen IHSG berada dalam kategori cautiously optimistic, didukung sejumlah indikator fundamental domestik serta meredanya sentimen negatif global.

Di antaranya misalnya, rencana Danantara menambah investasi sekitar USD1 miliar hingga akhir 2026 berpotensi menjadi sentimen psikologis positif bagi pasar saham.

Danantara menyatakan terbuka untuk masuk ke pasar ketika valuasi dinilai menarik, dengan realisasi investasi bergantung pada kondisi pasar.

“Rencana Danantara untuk memanfaatkan peluang investasi ketika market mengalami tekanan dapat menjadi sentimen psikologis positif," kata Nafan dalam risetnya, Senin (12/10).

Selain itu, reformasi pasar modal dan evaluasi MSCI masih menjadi perhatian investor pasca BEI melakukan sejumlah penyempurnaan kebijakan.

Meliputi, implementasi penyesuaian batas harga minimum saham, penyempurnaan mekanisme perdagangan, transparansi kepemilikan, serta peningkatan tata kelola dinilai akan memengaruhi persepsi investor terhadap kualitas dan daya tarik pasar saham Indonesia.

Teranyar, BEI mengumumkan perluasan reviu metode price impact ratio dengan menyasar saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar Rp5 triliun ke atas. Metode itu digunakan BEI untuk menyaring saham-saham yang masuk dalam kategori HSC alias terkonsentrasi di segelintir pihak.

Nafan memproyeksikan IHSG memiliki level support di 5.973 dan 5.851, dengan resistance di 6.180 dan 6.267