IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Bisa Breakout Level 6.700?
:
0
Potret main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat pada perdagangan Selasa (8/9) ke level 6.686,44 atau naik 1,01 persen. Penguatan tersebut ditopang oleh saham-saham big caps serta sektor basic materials dan consumer non-cyclicals.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menyampaikan secara teknikal, IHSG kembali mendekati area resistance 6.700 dengan momentum yang masih positif.
Karena itu, ia memperkirakan IHSG berpeluang menguji dan berkonsolidasi di area 6.600 hingga 6.700 untuk perdagangan Rabu (9/9).
“Apabila breakout 6.700, membuka peluang menuju 6.755, sementara 6.600 menjadi support terdekat,” ujar Reza dalam riset harian, Rabu (9/9).
Di samping itu, sejumlah katalis juga diperkirakan dapat mempengaruhi gerak IHSG pada perdagangan kali ini. Seperti data CPI AS 11 September dengan konsensus headline 3,4 persen YoY dan core 2,4 persen YoY, serta pergerakan komoditas di tengah konflik Timur Tengah.
Selain itu, harga minyak yang kembali mendekati USD100 per barel berpotensi menopang saham energi, sementara tembaga yang mencetak rekokr USD14.533 per ton mendukung saham metal.
“Di domestik, normalisasi penerbangan pasca erupsi Anak Krakatau, setelah hampir 3.000 penerbangan terdampak, menjadi katalis positif, meski risiko gangguan lanjutan tetap perlu dicermati,” kata Reza.
Sementara itu, Head of Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan bahwa IHSG saat ini diperkirakan berada di akhir wave v dari wave c. Ia menyarankan investor untuk mencermati area penguatan terdekat di 6.736 hingga 6.812.
Kendati demikian, ia pun mengingatkan pula terkait potensi koreksi terdekat ke rentang 6.668 hingga 6.683.
“Untuk perdagangan Rabu, 9 September 2026, area support 6.610 dan 6.561, serta resistance 6.705 dan 6.755,” kata Herditya.
Related News
IHSG Lanjutkan Penurunan ke 5.266,13, Big Banks Jadi Pemberat Utama
Outflow Deras Imbas MSCI, Kepercayaan Investor Masih Jadi Tantangan
Volatil, IHSG Sesi I (27/10) Loyo 0,32% ke 5.355
BEI Rombak Penghuni Indeks LQ45, IDX30, IDX80, dan Depak Saham HSC
Sempat Dibuka Tertekan, IHSG Berbalik Naik ke Atas Level 5.400
IHSG Terkoreksi, Angkut Saham SSMS, AADI, dan SMGR





