IHSG Berpeluang Uji 6.545, Pantau Saham-Saham Berikut
:
0
Ilustrasi, potret main hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Emiten News
EmitenNews.com - Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, meski pada perdagangan sebelumnya terkoreksi 0,03 persen ke level 6.234.
Menurut Herditya, koreksi tersebut disertai tekanan jual, namun secara teknikal IHSG masih mampu bertahan di atas MA60.
“Posisi IHSG sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], hal tersebut berarti IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan target 6.352-6.545,” ujar Herditya dalam riset harian, Selasa (4/8).
Meski demikian, ia mengingatkan pelaku pasar untuk mewaspadai potensi pembalikan arah dalam jangka pendek menuju rentang 6.122–6.180 sebelum melanjutkan tren kenaikan.
Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas memproyeksikan level support IHSG berada di 6.029 dan 5.839, sedangkan level resistance berada di 6.266 dan 6.377.
Bersamaan dengan proyeksi itu, MNC Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham dengan strategi buy on weakness yang dapat dicermati pelaku investor.
Pertama, AMMN dengan area beli 4.040–4.170, target harga 4.620 dan 4.900, serta stop loss di bawah 3.810. Saham ini diperkirakan tengah berada pada awal wave (v) dari wave [c].
Kedua, ARCI dengan area beli 925–1.050, target harga 1.120 dan 1.170, serta stop loss di bawah 905. Secara teknikal, ARCI diperkirakan berada pada wave [d] dari wave 4 dalam pola triangle.
Ketiga, BWPT dengan area beli 82–88, target harga 97 dan 102, serta stop loss di bawah 81. MNC Sekuritas menilai BWPT sedang memasuki awal wave [ii] dari wave C.
Terakhir, HRUM dengan area beli 830–855, target harga 925 dan 970, serta stop loss di bawah 815. Secara teknikal, HRUM diperkirakan berada pada bagian wave [iii] dari wave C.
Related News
Sejumlah Bank Siapkan Teknis Dukung Skema KPR 40 Tahun
SIG Tuban Gunakan 400 Ton Sekam Per Hari untuk Bahan Bakar
TelkomGroup dan Danantara Siapkan Data Center, Kapasitas Hingga 1 GW
Pemanfaatan AI BUMN Bakal Telan 70% Kapasitas Data Center
Aplikasi Trading HSB Investasi Sentuh 17 Juta Unduhan
Reformasi TOPIX, Bursa Efek Tokyo Pangkas Konstituen Jadi 900





