IHSG Berpotensi Kembali Menguat, Ini Kata Analis
:
0
Potret main hall BEI. Foto: Emiten News
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (31/7), meski volatilitas pasar diperkirakan masih tinggi seiring investor mencermati perkembangan suku bunga global, pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS), depresiasi rupiah, hingga persiapan rebalancing indeks MSCI.
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, mengatakan secara teknikal IHSG berhasil pulih dari area moving average (MA) 20 sekaligus mengonfirmasi pemulihan dari pola wave 2. Selain itu, terbentuk pola upward bar yang mengindikasikan peluang berlanjutnya tren penguatan (bullish continuation).
"Berdasarkan indikator, Stochastics K_D masih menunjukkan sinyal negatif, sementara volume perdagangan mengalami penurunan. Meski demikian, indikator RSI mulai menunjukkan potensi membentuk pola golden cross," ujarnya dalam riset harian, Jumat (31/7).
Untuk perdagangan hari ini, Mirae Asset memproyeksikan IHSG bergerak dengan level support di 6.031 dan 6.130, serta resistance di 6.254 dan 6.358.
Senada, Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, Azharys Hardian juga mengatakan, IHSG diproyeksikan melanjutkan fase penguatannya dengan menguji area resistance terdekat di level 6.267.
Ia menuturkan, IHSG pada perdagangan sebelumnya mencatatkan penguatan solid sebesar +1,56%. Aksi beli bersih terutama ditopang oleh penguatan saham-saham big-cap perbankan dan telekomunikasi seperti BBCA, BBRI, BMRI, serta TLKM
“Secara teknikal, pergerakan IHSG telah membentuk pola higher low yang semakin memperkuat struktur minor bullish trend menuju secondary trend,” ujarnya.
Related News
Sejumlah Bank Siapkan Teknis Dukung Skema KPR 40 Tahun
SIG Tuban Gunakan 400 Ton Sekam Per Hari untuk Bahan Bakar
TelkomGroup dan Danantara Siapkan Data Center, Kapasitas Hingga 1 GW
Pemanfaatan AI BUMN Bakal Telan 70% Kapasitas Data Center
Aplikasi Trading HSB Investasi Sentuh 17 Juta Unduhan
Reformasi TOPIX, Bursa Efek Tokyo Pangkas Konstituen Jadi 900





