IHSG Ditutup Turun 0,85 Persen, Saham TINS, MDKA, EXCL Top Losers LQ45
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan sore hari ini Rabu (6/7) merosot 0,85% atau 56,86 poin ke level 6.646,41 .
Tujuh indeks sektoral pada penutupan hari ini menyeret penurunan IHSG yakni, sektor perindustrian turun 2,26%. Sektor energi terjun 2%. Sektor barang baku turun 1,43%. Sektor transportasi dan logistik turun1,17%. Sektor teknologi turun 1,04%. Sektor properti dan real estat turun 0,37%. Sektor barang konsumsi nonprimer turun 0,20%. Sektor infrastruktur turun 0,18% dan Sektor keuangan turun 0,17%.
Total volume transaksi bursa mencapai 16,58 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 10,61 triliun. Sebanyak 335 saham turun harga. Ada 193 saham yang menguat dan 153 saham flat.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya DCII sebesar Rp1.900 menjadi Rp39.900 per lembar dan PANI sebesar Rp1.175 menjadi Rp7.050 per lembar serta BRAM sebesar Rp700 menjadi Rp11.175 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya BYAN sebesar Rp3.625 menjadi Rp76.375 per lembar dan UNTR sebesar Rp1.175 menjadi Rp26.800 per lembar serta ITMG sebesar Rp1.000 menjadi Rp32.000 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya META kali sebanyak 48.932 kali senilai Rp124,03 miliar kemudian RAJA sebanyak 24.808 kali senilai Rp108,6 miliar dan GOTO sebanyak 24.002 kali senilai Rp374,6 miliar.
Top gainers LQ45 hari ini Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 3%, Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 2,69, Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 2,53%
Sedangkan Top losers LQ45 hari ini, Timah Tbk (TINS) -6,12%, Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) -5,93%, XL Axiata Tbk (EXCL) -5,88%.
Related News
IHSG Tumbang di Penutupan Pekan, Merosot 53 Poin ke 8.212
Bangun Ekosistem Syariah, BSN Gandeng UNS
Nyemek ala Warmindo Makin Hype!
IHSG Melemah ke 8.218, Saham Big Caps Tekan Indeks
KISI Raih Obligasi Rupiah Terbaik 2025 di Alpha Southeast Asia Award
SMV Kemenkeu Kucurkan Rp4,48 Miliar Untuk Bangun 56 Rumah Layak Huni





