EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menguat. Di mana, para pelaku pasar merespons rilis data ekonomi global relatif positif. Selain itu, kondisi rupiah juga kembali lebih baik.
”Kami perkirakan Indeks bergerak pada rentang support 6.630, dan resisten 6.690,” tulis Alwin Rusli, Research Analyst Reliance Sekuritas Indonesia, Selasa, 17 Januari 2023.
Secara teknikal, Indeks mulai tertahan dari koreksi, mulai menunjukkan sinyal rebound dari area support, dan indicator stochastic mulai mengalami golden cross dari area oversold. Beberapa saham memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu BRPT, AGII, HRUM, AVIA, BRMS, MDKA, dan BBNI.
Menyudahi perdagangan kemarin, Indeks naik 0,70 persen menjadi 6.688. Beberapa sektor mengalami penguatan di antaranya basic materials 1,55 persen, transportasi dan logistik 0,66 persen, dan financial 0,59 persen. Investor asing membukukan net sell pasar reguler Rp280,23 miliar. Saham paling banyak dijual investor asing antara lain adalah BBCA, BMRI, dan GOTO.
Sementara itu, bursa AS tengah merayakan libur nasional. Pagi ini, data consumer confidence Australia menguat ke 84.3 untuk Januari. Mengalami penguatan selama 2 bulan berturut setelah sebelumnya berada di titik terendah pada November sepanjang 2022.
Pagi ini, bursa Asia bergerak mix. Indeks Nikkei 225 menguat 0,91 persen, dan Indeks Kospi melemah tipis 0,16 persen. Para investor masih menunggu rilis data pertumbuhan GDP China, dan industrial production. (*)
Related News
Mayoritas Sektor Menguat, IHSG Lompat 1,22 Persen ke Level 8.031
IHSG Bangkit ke 8.012 di Sesi I (9/2), Saham Emas Kompak Terbang
BTN Mantapkan Transformasi sebagai Mitra Finansial Keluarga Indonesia
Produksi Beras Awal 2026 Berpotensi Naik 15,79 Persen
Pertamina-SGN Bangun Pabrik Bioetanol Kapasitas 30 Ribu KL/Tahun
Purbaya Ajak Aparat Pajak Perbaiki Kinerja, Jangan Kalah Sama 'Pemain'





