EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah sepanjang hari pada perdagangan Kamis (24/9/2026) setelah sempat menguat pada hari sebelumnya. Dibuka langsung anjlok pada perdagangan pagi, indeks komposit ditutup turun 76,30 poin atau 1,20% ke level 6.298,60.

Aksi jual menekan di sepanjang perdagangan yang melibatkan 462 saham yang melemah. Hanya 188 saham berakhir menguat, dan 144 saham lainnya stagnan.

Aktivitas perdagangan cukup ramai dengan volume 28,77 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,63 juta kali transaksi. Nilai perdagangan saham mencapai Rp10,72 triliun.

Saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi salah satu sumber tekanan utama.

BMRI mencatat transaksi terbesar Rp Rp748,1 miliar dengan harga melemah 2,86% menjadi Rp4.070. BBCA menyusul dengan nilai transaksi Rp472 miliar dan harga turun 1,19% ke Rp6.225. BBRI mencatat nilai transaksi terbesar Rp408 miliar, tetapi harganya anjlok 1,57% menjadi Rp3.140.

Sedangkan BBNI diperdagangkan senilai Rp79,7 miliar dan turun 1,79% ke Rp3.520.

Tekanan juga datang dari sejumlah saham dengan nilai transaksi jumbo. BUMI mencatat transaksi Rp394,8 miliar, tetapi harganya merosot 4,15% menjadi Rp185 per saham.

Sementara itu, saham-saham yang tergabung dalam grup MNC milik Hary Tanoesoedibjo berada di jajaran utama saham dengan penurunan harga terdalam alias top losers hari ini.

MSIN mencatat penurunan 14,88% ke Rp206, MNCN anjlok 14,55% ke Rp141, dan BMTR merosot 13,76%ke Rp94 per saham.