EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi diperdagangkan terbatas namun cenderung menguat. Investor masih berhati-hati untuk mencermati keputusan The Fed, dan rilis laporan keuangan.
”Kami perkirakan Indeks bergerak pada rentang support 6.830, dan resisten 6.930,” tutur Alwin Rusli, Research Analyst Reliance Sekuritas Indonesia, Selasa, 31 Januari 2023.
Secara teknikal, Indeks masih melanjutkan tren positif namun sedang tertahan, dan konsolidasi. Oleh karena itu, indeks akan menguji resistance 6.965. Beberapa saham memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini antara lain BRPT, INDF, MAPI, JKON, ADHI, dan PTRO.
Menyudahi perdagangan kemarin, Indeks terkoreksi 0,38 persen menjadi 6.872. Beberapa sektor mengalami pelemahan antara lain teknologi 1,37 persen, transportasi dan logistik 0,99 persen, dan infrastruktur 0,87 persen. Investor asing membukukan net buy di pasar regular Rp91 miliar. Saham paling banyak dibeli investor asing yaitu MDKA, TLKM, dan ANTM.
Sementara itu, ketiga indeks utama bursa AS kompak ditutup melemah. Para investor melihat akan lebih hati-hati pekan ini. Di mana, 100 emiten di S&P 500 akan melaporkan laporan keuangan. Selain itu, para investor juga mencermati keputusan suku bunga acuan The Fed.
Pagi ini, bursa Asia sudah mengorbit zona hijau. Indeks Nikkei 225 menguat 0,19 persen, dan Indeks Kospi menanjak 0,15 persen. Pagi ini Jepang dan Korea Selatan merilis data retail sales mengalami perbaikan. (*)
Related News
IHSG Tak Terbendung, Rekor Baru Ditembus Lagi!
Tambah Likuiditas, Bankaltimtara Rilis NCD Rp2,8 Miliar
IHSG Sesi I Berlanjut Menguat ke 8.882, IDXBASIC Terangkat 2,81 Persen
Nilai Tukar Petani dan Luas Panen Padi Meningkat
Resmi Lepas Unit Syariah, BTN Kini Kuasai 99,9 Persen Saham BSN
Danantara Akan Garap Lima Titik Hilirisasi Senilai Rp100 Triliun





