IHSG Selasa Merosot 0,89 Persen, BUMI dan CUAN Top Losers LQ45
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia (Foto: EmitenNews)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (28/7/2026) ditutup turun 55,19 poin atau 0,89% ke 6.130,58. Saham Bumi Resource (BUMI) mencatat penurunan paling dalam di jajaran 45 saham terlikuid.
Total volume perdagangan 25,45 miliar saham, frekuensi 1,67 juta kali dan total nilai transaksi Rp10,92 triliun.
Sebanyak 360 saham melemah mencerminkan tekanan jual yang tinggi dan hanya sebanyak 265 saham menguat. Sementara itu, sebanyak 172 saham lainnya stagnan.
Saha-saham dengan nilai transaksi tertinggi masih didominasi perbankan big caps. Bank Central Asia (BBCA) memimpin, Rp768,6 miliar. Namun harga sahamnya turun 1,19% ke Rp6.225.
Berikutnya Bank Mandiri (BMRI) catat transaksi Rp672,9 miliar dan harga turun 1,14% ke Rp4.100. Selanjutnya Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp649,3 miliar, harga melemah 0,68% ke Rp2.930 per saham.
BUMI Top Losers LQ45
Di jajaran 45 saham terlikuid, Bumi Resources (BUMI) mencatat penurunan paling dalam 2,94% ke Rp165, disusul Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) turun 2,9% ke Rp670, dan Antam (ANTM) merosot 2,69% ke Rp2.890 per saham.
Sementara itu, saham emiten telekomunikasi seperti XL Smart Telecom (EXCL) mencatat kenaikan tertinggi 2,95% ke Rp2.440 dan Indosat (ISAT) menguat 1,83% ke Rp1.950. Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) juga masuk jajaran top gainers dengan kenaikan 2,29% ke Rp1.340 per saham.
Related News
Potensi Daur Ulang PET Capai 435 Ribu Ton Setahun
RI Bidik Pasar India, Target Bebas Tarif Naik 80 Persen
BEI Proyeksi LQ45 Masuk Fase Pemulihan di Semester II 2026
BEI Sebut Pasar Saham Mulai Pulih di Semester II 2026
DPR Minta Ekonomi RI Cari Mesin Baru Selain Konsumsi
Daftar Top Gainers Sepekan, CBPE Memimpin





