IHSG Tengah Hari Amblas 0,49%, 10 dari 11 Sektor Kompak Merah
:
0
Potret monitor menampilkan IHSG pada Senin (10/8) di Main Hall BEI. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan sesi I Senin, 10 Agustus 2026. Indeks mendadak berbalik arah setelah sempat menguat di awal perdagangan.
Berdasarkan data RTI Business pukul 12.00 WIB, IHSG turun 31,255 poin atau 0,49% ke level 6.378,399. Sepanjang sesi pagi indeks bergerak di rentang 6.372,923 hingga 6.462,738.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah aksi jual yang merata. Tercatat 315 saham melemah, 275 saham menguat, dan 203 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp11,599 triliun dengan volume 32,976 miliar saham.
Tekanan paling besar datang dari sektor. Berdasarkan data Stockbit pukul 12.08 WIB, 10 dari 11 sektor IHSG kompak berada di zona merah.
Sektor Industri menjadi pemberat utama dengan penurunan 1,09% ke 1.623,18. Disusul Sektor Konsumer Non-Siklikal turun 0,82% ke 706,74, dan Sektor Teknologi melemah 0,67% ke 6.982,41.
Sektor Infrastruktur turun 0,51%, Energi turun 0,34%, Properti turun 0,29%, Konsumer Siklikal turun 0,26%, Bahan Baku turun 0,25%, Keuangan turun 0,16%, dan Kesehatan turun 0,12%.
Satu-satunya sektor yang mampu bertahan di zona hijau adalah Sektor Transportasi dan Logistik. Sektor ini menguat signifikan 4,88% ke 1.773,73.
Di jajaran saham, penguatan terbesar dipimpin saham maskapai dan afiliasinya. GIAA melonjak 29,63% ke Rp70, GMFI naik 24,07% ke Rp67. Saham lainnya, STAR naik 24,81% ke Rp332 dan ROCK naik 22,13% ke Rp2.290.
Sementara itu, saham yang paling tertekan adalah VOKS yang anjlok 8,89% ke Rp246. Diikuti FORU turun 5% ke Rp2.280 dan INPP turun 4,67% ke Rp715.
Related News
Aprlikasi Trading HSB Investasi Sentuh 17 Juta Unduhan
Reformasi TOPIX, Bursa Efek Tokyo Pangkas Konstituen Jadi 900
DPR-Pemerintah Sepakat Pangkas Subsidi Energi 2027 Rp11,4 Triliun
Ikon Mode Seibu Shibuya Tutup Usai 58 Tahun Beroperasi
Cermati Saham Ini Pekan Depan; ANTM, INCO hingga BBCA
Kemenkeu Obral SBR015, Imbal Hasil Tertinggi Dalam 6 Tahun!





