IHSG Tertekan 1,13 Persen, MNC Sekuritas Ungkap Dua Skenario
:
0
Potret main hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 1,13% ke level 6.301 pada perdagangan sebelumnya, disertai tekanan jual. Kendati demikian, koreksi indeks masih tertahan di area MA20.
Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan pergerakan IHSG saat ini masih memiliki peluang untuk kembali menguat dengan target 6.440-6.544.
Dalam skenario best case, Herditya memperkirakan IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv]. Skenario tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan menuju level 6.440-6.544.
"Best case, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv]," ujar Herditya, Jumat (14/8).
Sedangkan dalam skenario worst case, IHSG diperkirakan telah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal, sehingga berpotensi memasuki fase koreksi untuk membentuk wave (b). Jika skenario tersebut terjadi, IHSG berisiko terkoreksi menuju rentang 5.890-6.192.
Adapun untuk perdagangan hari ini, level support IHSG di 6.201 dan 6.029, sementara level resistance berada di 6.454 dan 6.599.
Dalam risetnya, MNC Sekuritas juga memberikan pilihan saham yang dapat dicermati, berikut di antaranya;
BMRI - Buy on Weakness
BMRI terkoreksi ke 4,130 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakan BMRI masih belum mampu break MA60. Saat ini, posisi BMRI diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [b] pada pola triangle.
Buy on Weakness: 3,910-4,040
Related News
IHSG Melemah ke 6.146, Saham Diakusisi Haji Isam ke Deretan Top Losers
Turnover Sesi I (7/10) Capai Rp31,67T, Asing Cuma Net Sell Rp663,34M!
Sempat Hijau di Awal, IHSG Sesi I (7/10) Berakhir Tersungkur ke 6.158
BEI Temukan Saham Bank Ini Terkonsentrasi di Segelintir Pihak
Menanti Kejelasan Kasta RI, IHSG Pagi Sempat Jebol 0,39% ke 6.164
IHSG Bangkit Sambut Pengumuman FTSE Russell





