IIKP Berpotensi Delisting! Saham Publik Mayoritas, Asabri hingga Kejagung Ikut Nyangkut
EmitenNews.com -Saham PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) berpotensi dihapus (delisting) dari papan pencatatan khusus Bursa Efek Indonesia (BEI) karena suspensi saham sudah berlangsung selama 48 bulan (4 tahun).
Terkait kemungkinan tersebut, BEI memberikan peringatan kepada investor untuk dapat memperhatikan dan mencermati segala informasi yang akan disampaikan oleh manajemen emiten dengan kode saham IIKP ini. Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perseroan, dapat menghubungi Yenny Wijaya dengan nomor telepon (021) 58304806 dan (021) 58304808 selaku Sekretaris Perusahaan.
Lidia M Pandjaitan, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 mengatakan penghapusan pencatatan (delisting) dapat dilakukan oleh otoritas manakala perusahaan mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan tercatat.
Selain itu delisting bisa dilakukan BEI manakala kondisi atau peristiwa yang dialami itu berdampak secara finansial atau secara hukum sementara perusahaan tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
"(Atau) perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir" tulis Lidia dalam keterbukaan informasi publik BEI, Selasa (23/1).
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan susunan dewan komisaris dan direksi perseroan adalah sebagai berikut:
Presiden Komisaris : Bambang Setiawan
Komisaris Independen : Lay Thiam Siong
Presiden Direktur : Susanti Hidayat
Direktur : Kwee Jen Ping / Yenny Wijaya
Sementara itu susunan pemegang saham berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
PT Maxima Agro Industri dengan porsi kepemilikan 2.117.686.040 lembar saham atau 6,30 persen
Kejaksaan Agung memiliki 3.306.907.460 lembar saham atau 9,84 persen
PT ASABRI (Persero) memiliki 4.139.225.400 lembar saham atau 12,32 persen
Masyarakat memiliki 24.036.181.100 lembar saham atau 71,54 persen.
Related News
Kena Sanksi OJK, Ini Reaksi Bliss Properti (POSA)
Pendapatan Susut, Laba RATU Sentuh USD15,26 Juta
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025





