IIKP Berpotensi Delisting! Saham Publik Mayoritas, Asabri hingga Kejagung Ikut Nyangkut
:
0
EmitenNews.com -Saham PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) berpotensi dihapus (delisting) dari papan pencatatan khusus Bursa Efek Indonesia (BEI) karena suspensi saham sudah berlangsung selama 48 bulan (4 tahun).
Terkait kemungkinan tersebut, BEI memberikan peringatan kepada investor untuk dapat memperhatikan dan mencermati segala informasi yang akan disampaikan oleh manajemen emiten dengan kode saham IIKP ini. Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perseroan, dapat menghubungi Yenny Wijaya dengan nomor telepon (021) 58304806 dan (021) 58304808 selaku Sekretaris Perusahaan.
Lidia M Pandjaitan, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 mengatakan penghapusan pencatatan (delisting) dapat dilakukan oleh otoritas manakala perusahaan mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan tercatat.
Selain itu delisting bisa dilakukan BEI manakala kondisi atau peristiwa yang dialami itu berdampak secara finansial atau secara hukum sementara perusahaan tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.
"(Atau) perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir" tulis Lidia dalam keterbukaan informasi publik BEI, Selasa (23/1).
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan susunan dewan komisaris dan direksi perseroan adalah sebagai berikut:
Presiden Komisaris : Bambang Setiawan
Komisaris Independen : Lay Thiam Siong
Presiden Direktur : Susanti Hidayat
Direktur : Kwee Jen Ping / Yenny Wijaya
Related News
Reshuffle! KKGI Rombak Direksi, Wimpi Salim Jadi Dirut Baru
Saldo Laba 2025 Menggunung, KKGI Kucurkan Dividen Tunai Rp20 per Saham
INET Akuisisi 60% Saham SGI, Bidik Pendapatan Berulang Jangka Panjang
Anak Usaha GEMS Tambah Lagi Capex, Ada Dana Segar dari BMRI
Bebas dari Suspensi: 2 Saham Lanjut Ngebut, 1 Ambruk 13 Hari Berturut!
Meski Diterpa UMA BEI, Saham Ini Justru Loncat 27 Persen di Pembukaan





