Ikuti Seleksi CPNS 2019 Melalui Website yang Mulai Dibuka Senin, Inilah Alurnya
EmitenNews.com – Bersiaplah mengikuti Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil tahun anggaran 2019. Ikuti pendaftaran melalui website yang mulai dibuka Senin, (11/11/2019). Twitter resmi Badan Kepegawaian Nasional (BKN) @BKNgoid, Sabtu (9/11/2019), merangkum alur yang penting diikuti. Tidak disarankan menggunakan ponsel maupun tablet. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Sabtu (9/11/2019), pertama-tama para pelamar membuka website https://sscasn.bkn.go.id, yang tersedia mulai Senin (11/11/2019). BKN mengimbau membuat akun dan mendaftar untuk mengikuti seleksi harus menggunakan PC atau laptop. Ya, tidak disarankan memakai ponsel maupun tablet. "Gunakan PC/Laptop ketika melakukan pendaftaran. No Smartphone/Tablet !!!," tulis @BKNgoid dalam twitternya. Setelah membuka website silahkan membuat akun SSCN 2019, dengan menyertakan Nomor Induk Kependudukan ( NIK) dan nomor Kartu keluarga (KK). Nomor KK juga bisa diganti dengan NIK Kepala Keluarga. Usai membuat akun, dipersilahkan login ke akun baru tersebut menggunakan NIK maupun sandi (password) yang telah didaftarkan sebelumnya. Pastikan passwordnya tepat. Jangan sampai salah. Setelah itu, diwajibkan mengunggah foto diri memegang KTP dan Kartu Informasi Akun sekaligus melengkapi biodata pribadi. Lalu, pilih jenis formasi dan jabatan yang sesuai dengan background pendidikan pelamar. Sementara itu, dalam catatan Ombudsman tahun ini penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memiliki ketentuan baru. Kepala Keasistenan Susbstansi 5 Ombudsman Irma Syarifah, di Gedung Ombudsman Indonesia, Jakarta, Rabu (6/11/2019), mengatakan, yang baru itu ada masa sanggah. Tahun lalu tidak ada. Nantinya setelah pemberkasan, pengumuman pengujian akan sedikit lebih lama, karena ada waktu untuk pengajuan sanggahan. Pemerintah juga akan mengakomodir peserta yang dinyatakan tidak lusus pada tahap akhir (P1) dengan ketentuan syarat berlaku, mereka diberikan pilihan untuk ikut Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan nilai tahun lalu. "Ini atas masukan Ombdusman kepada Kemenpan RB, karena banyak protes di tahun lalu, lulus tapi karena hal tertentu jadi enggak lulus." ***
Related News
Borok Setelah Satu Persen Dibuka Part 3
Borok Setelah Satu Persen Dibuka Part 2
Borok Setelah Satu Persen Dibuka Part 1
Beda Cara 3 Bank Himbara Bertahan di Tahun 2025, Jagoanmu yang Mana?
Katalisator Bank Mandiri Cetak Laba Rekor di Tahun 2025
Apa Penyebab Utama Penurunan Laba Bersih Bank BRI Tahun 2025?





