Ikuti Wall Street, IHSG Potensial Rebound
:
0
IHSG tampil mencolok dengan nuansa Imlek. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street berhasil ditutup menguat. Itu seiring perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Selain itu, tambahan sentimen positif juga datang dari laporan keuangan emiten. Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan paencatan senjata hingga Iran mengajukan proposal damai, dan mencapai kesepakatan dengan AS.
Trump beralasan perpanjangan tersebut diambil karena menurut Pakistan, pemerintah Iran mengalami kesulitan untuk menyusun proposal karena adanya perpecahan di tubuh pemerintahan. Sementara itu, meski ada perpanjangan gencatan senjata, AS tetap memberlakukan blokade untuk kapal keluar masuk pelabuhan Iran.
Aksi blokade tersebut kemudian dibalas oleh Iran dengan penyerangan, dan penangkapan dua kapal kargo di selat Hormuz. Penguatan indeks bursa Wall Street, dan lonjakan harga beberapa komoditas diprediksi menjadi sentimen positif pasar. Aksi jual asing kembali merebak berpeluang menjadi katalis negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
So, IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.485-7.430, dan resistance 7.600-7.655. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan investor memboyong saham PTBA, BMRI, BBNI, ASII, AKRA, dan SIMP. (*)
Related News
Perdana! Generali Indonesia Geber Generali Lion Heart Run 2026
H-1 Market Review MSCI, Bisakah Indonesia Bertahan di Emerging Market?
Perkuat Ekosistem Digital, Bale by BTN Gandeng Rumah123
IHSG Gagal Menghijau, Saham Emiten Prajogo Pangestu Kompak Tersungkur
Platform Kripto PINTU Sabet Emas Lagi di 2026
Garap Komunitas Esports, IPOT Mitra Utama Kapolda Jateng Cup 2026





