Imbauan Pakai Masker, Sektor ini Paling Cuan
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - Aji Emitennews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah 0,25 persen menjadi 6.619. Adanya himbauan untuk memakai masker akibat paparan abu vulkanik dari erupsi Anak Krakatau, telah menjadi faktor positif bagi saham sektor kesehatan surplus 0,82 persen. Secara teknikal, terjadi death cross pada Stochastic RSI IHSG, dan penyempitan histogram positif MACD.
Selain itu, IHSG ditutup di bawah level MA5. Diperkirakan IHSG akan bergerak sideways cenderung melemah. Sepanjang perdagangan Selasa, 8 September 2026, IHSG akan menguji level 6.550-6.600. Agustus 2026, cadangan devisa Indonesia membukukan kenaikan menjadi USD146,5 miliar dari posisi Juli 2026 sekitar USD145,3 miliar.
Posisi Agustus 2026 merupakan level tertinggi sejak Maret 2026. Itu didorong peningkatan penerimaan pajak, jasa, dan penarikan utang luar negeri pemerintah. Itu dapat mengimbangi pembayaran utang luar negeri, dan intervensi sebagai upaya menjaga kestabilan nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia.
Posisi cadangan devisa itu, mencakup kebutuhan impor 5,4 bulan atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, di atas standar internasional sebesar 3 bulan impor. Permintaan menambah anggaran dari kementerian/lembaga (K/L) untuk 2027 mencapai hampir Rp1.000 triliun.
Namun, pemerintah tidak dapat memenuhi seluruh permintaan tersebut karena ruang fiskal terbatas. Nilai permintaan tersebut di atas tambahan anggaran belanja K/L yang telah disepakati Rp9,1 triliun. Pemerintah perlu melakukan efisiensi anggaran supaya defisit anggaran tidak melebihi yang sudah ditetapkan.
Bredasar data dan fakta tersebut, Phintraco Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk menyerap sejumlah saham berikut. Yaitu, Indofood Sukses Makmur (INDF), Indah Kiat Pulp & Paper Corp (INKP), AKR Corporindo (AKRA), BFI Finance (BFIN), dan Media Nusantara Citra (MNCN). (*)
Related News
Pegang Kas Rp1,2 Triliun, Pegadaian Siap Lunasi Obligasi
Dari TTS hingga Jeffrey Hendrik, IHSG Balik ke Level 10 Tahun Lalu
Bukan Sekadar Banyak Token, Broker Ini Utamakan Kualitas Aset
IHSG Berbalik Menguat ke 5.282,31, BBCA Teraktif Harga Melesat 7,66%
Ajaib Ungkap Pola Diversifikasi Investor Indonesia
IHSG Siang Ini Anjlok 1,65%, Meski Net Sell Asing Cuma Rp166,73 Miliar





