Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, PM Wong Ingatkan Ini
:
0
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto bertemu pada 20 Oktober 2024. Dok Kementerian Pengembangan Digital dan Informasi Singapura. CNA.id.
EmitenNews.com - Singapura bereaksi atas keputusan Indonesia memangkas ekspor gas alam ke Negeri Jiran itu. Perdana Menteri Lawrence Wong menyatakan pemerintahnya mengharapkan seluruh pihak tetap memenuhi komitmen kontrak komersial. Sehari sebelumnya, Indonesia mengambil keputusan itu.
Dalam siaran People’s Action Party Awards & Conference 2026, Minggu (25/20/2026), PM Wong mengatakan Singapura mengimpor sebagian besar gas alamnya melalui jaringan pipa dari Indonesia. Gas tersebut menjadi salah satu sumber utama pembangkit listrik di negara itu.
Pasokan gas tersebut, urai Wong, terikat oleh kontrak-kontrak komersial. Ia mengharapkan semua pihak menghormati komitmen masing-masing. “Importir gas Singapura akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya berdasarkan kontrak tersebut.”
Pada bagian lain pernyataannya, Wong menyatakan importir gas Singapura akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya berdasarkan kontrak yang berlaku.
Wong menyebutkan, pengumuman pemangkasan ekspor gas Indonesia tersebut disampaikan sehari sebelum pidatonya.
Menurut otoritas Pasar Energi Singapura (Energy Market Authority/EMA), pengurangan pasokan mencapai 31 juta kaki kubik standar per hari. Volume itu kurang dari 2% dari total kebutuhan gas harian Singapura.
Di luar itu, PM Wong mengatakan pemerintah Singapura telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi risiko gangguan pasokan energi, termasuk dengan berinvestasi pada terminal gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG).
Keberadaan terminal LNG memungkinkan Singapura mengimpor gas alam dari berbagai negara tanpa sepenuhnya bergantung pada pasokan melalui jaringan pipa. Infrastruktur tersebut dinilai memberikan alternatif bagi Singapura untuk mengelola potensi gangguan pasokan gas.
Singapura juga tengah mengkaji sumber energi lain untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Salah satu opsi yang dipelajari secara serius adalah energi nuklir, di tengah kebutuhan energi yang diperkirakan meningkat seiring perkembangan ekonomi dan kebutuhan komputasi.
Soal kekhawatiran tentang keamanan tenaga nuklir di negara kecil dan padat penduduk seperti Singapura, Wong mengatakan, pihaknya menangani masalah dengan sangat serius. Keselamatan harus diutamakan.
Related News
Pertamina Jamin Pasokan BBM Memadai di Tiap Daerah, Ini yang Dilakukan
Sikapi Ancaman MSCI, Pemerintah Diminta Jaga Disiplin Komunikasi
Anggap Singapura tak Kooperatif, Indonesia Pangkas Ekspor Gas
Target 2027, Pemerintah Rancang Penyaluran Kredit Produktif Rp400T
Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, KPK Sita 4 Mobil Mewah
IUP PT KEL Dicabut, Tetap Wajib Pulihkan Lingkungan dan Bayar Pajak





