EmitenNews.com - Indonesia semakin siap menuju endemi. Syaratnya, jumlah kasus infeksi virus Corona penyebab coronavirus disease 2019 (Covid-19) pada lima provinsi yang saat ini naik dapat segera ditekan. Kelimanya, Papua Barat, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Sulawesi Tenggara, dan Kepulauan Bangka Belitung. Memang ada yang naik sampai 100 kasus, tetapi ada juga kecil, hanya 5 kasus kenaikannya. Kecil, apalagi besar, harus tetap mendapat perhatian.


Dalam keterangan pers PPKM seperti dikutip melalui YouTube BNPB di Jakarta, Selasa (9/11/2021) sore, Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyayangkan, di saat pandemi mengalami penurunan, justru terdapat lima provinsi yang mencatatkan kenaikan kasus positif tertinggi jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.


Lima provinsi itu, Papua Barat naik 100 kasus, Daerah Istimewa Yogyakarta naik 77 kasus, DKI Jakarta naik 46 kasus, Sulawesi Tenggara naik 7 kasus dan Kepulauan Bangka Belitung naik 5 kasus.


Menurut Wiku Adisasmito, meskipun penambahan ini terbilang sedikit, harus tetap dicermati. Pasalnya, terhitung besar apabila dibandingkan dengan provinsi lain yang tidak mengalami kenaikan kasus. Angka kematian juga terus menurun seiring penurunan angka kasus positif di Indonesia.


"Periode 1-7 November 2021 tercatat penurunan kasus sebesar 12,2 persen dibandingkan pekan lalu. Ini penurunan pekan ke-16 berturut-turut dari puncak kasus kedua pada Juli lalu," kata Wiku Adisasmito.


Penurunan angka kematian di pekan ini lebih rendah dari penurunan angka kasus positif yaitu turun 31,7 persen. Namun, demikian masih ada lima provinsi yang tetap mencatatkan kenaikan angka kematian di pekan ini. Lihatlah. Sulawesi Utara naik 5 kasus kematian, Sumatera Barat naik 3, Sulawesi Selatan naik 2 kematian, Riau naik dua kematian dan Kalimantan Barat naik satu kematian.


"Jumlah ini mungkin bisa dikatakan sangat sedikit, tidak lebih dari lima orang meninggal dalam sepekan. Namun kita harus tetap menyadari bahwa satu nyawa pun terhitung sangat berharga," kata pejabat Kementerian Kesehatan ini.


Wiku Adisasmito juga mengumumkan provinsi dengan jumlah kasus aktif tertinggi saat ini. Yaitu Jawa Tengah 1.650 kasus, Papua 1.629 kasus, Jawa Barat 1.568 kasus, DKI Jakarta 1.536 kasus dan Kalimantan Utara ada 738 kasus aktif. Menurut Wiku angka kasus di lima provinsi itu menjadi penyumbang terbanyak kasus aktif di tingkat nasional.


"Apabila indikator kasus positif, meninggal dan kasus aktif ini dapat segera diturunkan, perkembangan kasus Covid-19 di tingkat nasional akan membaik dan kita semakin siap menuju endemi Covid-19," kata Wiku Adisasmito. ***